Warga Matawae Minta Tinjau Kembali Program RHL

berbagi di:
20190214_103141

Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria

Belasan Pemuda Desa Matawae, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mendatangi kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Kamis (14/2) siang.

Mereka mempertanyakan program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Desa Matawae.

Warga Desa Matawae, Muhamad Hamka menuturkan program RHL di Desa Matawae dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak melibatkan masyarakat dalam melakukan sosialisasi secara detail. Padahal seharusnya setiap program harus melibatkan masyarakat lewat sosialisasi agar seluruh masyarakat Desa Matawae memahami program RHL.

“Kita ingin agar program RHL itu benar-benar maksimal melakukan sosialisai program kepada masyarakat. Serta harus transparan dari program RHL,” ujar Muhamad.

Dia meminta UPTD KPH Wilayah Manggarai Barat untuk meninjau kembali program tersebut. Apalagi masyarakat Matawae belum mengetahui secara detail program RHL dan tidak ada transparansi dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat Matawae terkesan bimbang lantaran tidak mengetahui detail program RHL. (bev/ol)