1.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Dinkes Nagekeo

berbagi di:
img-20210127-wa0025

Suasana penyerahan berita acara pendistribusian vaksin Covid-19 ke wilayah Kabupaten Nagekeo, Rabu (27/1).

 

 

 

Bernard Sapu

 

 
SEBANYAK 1.840 vial vaksin Covid-19 yang dikirim dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT, telah tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Rabu (27/1) Pukul. 13.40 WITA.

Vaksin Covid-19 tersebut diangkut dengan mobil boks berpendingin milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan mendapat pengawalan ketat dari BPOM Kabupaten Ende dan anggota Kepolisian Resort Nagekeo serta petugas dari Kantor Pos Kabupaten Ende dengan mengendarai dua unit mobil Polisi, satu unit mobil Balai POM Kabupaten Ende, satu unit mobil Kantor Pos Ende.

Badan Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pratama Bidang Pemeriksaan (Balai POM) Kabupaten Ende, Fransisca Zagita T. saat ditemui awak media di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo menjelaskan, mutu vaksin Covid-19 memang harus dikawal dan diperhatikan dan dijaga secara baik.

“Oleh karena itu sejak vaksin Covid-19 ini tiba di Kabupaten Ende pagi tadi, kami dari BPOM Ende bersama tim dari Kepolisian Resort Nagekeo langsung mulai keluar dan segera mengantar vaksin Covid-19 ke wilayah Nagekeo. Sejak keluar dari Kabupaten Ende menuju Kabupaten Nagekeo, kami hanya berhenti satu kali guna memastikan suhu dari vaksin Covid-19 ini. Agar suhu dari vaksin Covid-19 harus tetap stabil di 2 hingga 8 derajat Celcius. Hal ini juga dinilai menjadi aspek penting karena vaksin Covid-19 ini sangat rentan rusak apabila penyaluran tidak sesuai persyaratan yaitu 2 hingga 8 derajat Celcius,”ungkapnya.

Fransisca menjelaskan, vaksin Covid-19 yang didistribusikan ke Kabupaten Nagekeo berjumlah 1.840 vial telah dilakukan pengawasan dan pemantauan mutu vaksin melalui sampling berbasis risiko dan pengujian oleh Unit Pelaksana Teknis Badan POM di seluruh Indonesia terhadap sarana sarana industri, distribusi dan instalasi farmasi provinsi, instalasi kabupaten atau sarana pelayanan kesehatan.

Fransisca menyampaikan, proses distribusi vaksin Covid-19 menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam menjaga mutunya tak turun.

“Makanya dalam perjalanan dari Kabupaten Ende menuju ke Kabupaten Nagekeo kami harus berhenti satu jam, gunanya memastikan suhu dari vaksin Covid-19 tersebut, nah untuk mengukur suhu dari vaksin Covid-19 ini juga kami menggunakan termometernya sudah dikalibrasi, dan setelah dicek suhunya masih tetap di 2 hingga 8 derajat Celcius,”paparnya.

Fransisca berharap vaksin Covid-19 ini harus terjaga di tempat penyimpanan dengan temperatur khusus.”Tadi kami juga sudah mengecek gudang utamanya di Dinkes Nagekeo suhunya masih tetap aman. Kemudian jumlahnya sesuai 1.840 vial, kemasannya juga baik, ijin labelnya baik, kadaluwarsanya juga baik sehingga vaksin Covid-19 ini aman, halal dan berkualitas untuk didistribusikan kepada masyarakat Nagekeo,” tuturnya.

Sementara itu ditempatkan yang sama Juru Bicara Satgas Covid-19 Nagekeo, Silvester Teda Sada mengatakan, pelaksanaan vaksinasi covid-19 akan terjadi dalam 4 tahap. Dimana tahap 1 dengan sasaran seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Nagekeo yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 897 orang tenaga kesehatan ditambah 10 orang pejabat tingkat Kabupaten Nagekeo untuk vaksinasi perdana.

Pantauan VN dilokasi acara penerimaan vaksin Covid-19 yang dikirim dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT, telah tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo diterima langsung oleh Asisten I Setda Kabupaten Nagekeo, Emanuel Ndun, Kadis Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Ellya Dewi, Juru Bicara Satgas Covid-19 Nagekeo Silvester Teda Sada, Badan Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pratama Bidang Pemeriksaan (Balai POM) Kabupaten Ende, Fransisca Zagita T dan anggota Kepolisian Resort Nagekeo beserta sejumlah awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Nagekeo. (Yan/ol)