11 Januari Pertina NTT Seleksi Petinju yang Berlaga di PON Papua

berbagi di:
img-20210107-wa0010

 

Oni Selan
Pelatih Cabor Tinju NTT

 

 

 

Sinta Tapobali

 

 

PERTINA Provinsi NTT akan segera melaksanakan desentralisasi atlet Tinju yang lolos PON XX di Papua tahun ini.

Pelatih Cabang Olaraga (Cabor) Tinju NTT untuk PON XX, Oni Selan kepada VN, Kamis (07/01) siang mengatakan, untuk cabor tinju, ada 10 atlet dengan 10 kelas yang lolos menuju PON XX di Papua.

“Untuk persiapan PON cabor tinju ada 10 orang, di 10 kelas yang lolos PON. Sepuluh atlet tersebut tersebar di kota dan kabupaten dengan rincian 3 atlet ada di pelatda sentralisasi PPLM-D dispora Provinsi NTT, 1 atlet ada latihan desentralisasi mandiri di SBD, 5 lainnya ada latihan desentralisasi dengan didampinggi oleh pelatih di Atambua belu, sedangkan yg 1 lagi bulan desember lulus tes TNI jadi ada menjalani pendidikan, dan kita masih lolos kelas,” jelas Oni Selan.

Oni dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa atlet tinju yang lolos prakualifikasi di Pra PON menuju PON, belum tentu berlaga di PON. Untuk itu Pertina akan melakukan seleksi untuk bisa memperoleh gambaran yang akan jadi tim inti dan cadangan sebanyak 20 orang.

Untuk itu jika tidak ada halangan maka pada 11 Januari mendatang, Pertina NTT akan melakukan seleksi di aula Komodo.
Selanjutnya bila seleksi telah selesai maka Pertina akan membuat program desentralisasi mulai dari januari sampe mei, sampai mendapatkan tim inti 10 orang untuk sentralisasi.

“Betul yang lolos PON kemarin belum tentu bisa sampe ke PON, masih ada seleksi. Rencana bila tidak ada halangan kita seleksi hari senin tanggal 11 Januari di gedung aula komodo kompleks Kanwil P & K Provinsi NTT jam 3 sore,” jelasnya.

Sesuai petunjuk surat dari KONI Provinsi NTT ke pengurus cabor yang lolos PON XX tentang Desentralisasi dan Sentralisasi, maka Desentralisasi akan terpusat di Pengprov cabang olahraga masing-masing yang dibiayai oleh KONI Provinsi NTT dari bulan Januari hingga Mei 2021. Sedangkan Sentralisasi akan berlangsung pada bulan Juni hingga September 2021 yang nanti semua biaya selama Sentralisasi akan dikelola langsung oleh KONI Provinsi NTT sebagai penanggung jawab. (Yan/ol)