11 Tamtama Prabinsa Kodim 1603 Sikka Positif Covid-19

berbagi di:
img-20200922-wa0007

 

Juru bicara Satgas Covid 19 Sikka, Petrus Herlemus, Selasa (22/9) siang.

 

 
Yunus Atabara

 
DARI 14 sampel swab dari Sikka yang diperiksa 11 sampel dinyatakan positif Covid-19. Dari 14 sampel swab itu, 3 diantaranya pelaku perjalanan dan 11 sampel lainnya, personil Tamtama Remaja Prajurit Pembina Desa (Prabinsa) Kodim 1603 Sikka.

Personil Prabinsa TNI Kodim 1603 Sikka, sebanyak 27 personil yang menjalani pemeriksaan swab, 11 orang dinyatakan positif sedangkan 16 lainnya masih dalam proses pemeriksaan di Laboratorium Molekuler di RS WZ Johannes Kupang.

Demikian dikatakan juru bicara Satgas Covid-19 Sikka, Petrus Herlemus kepada VN, Selasa (22/9) terkait perkembangan Covid 19 di Kabupaten Sikka.

“Sampai saat ini sudah 11 orang dinyatakan positif Covid-19. Dari 11 kasus positif itu semuanya adalah TNI Prabinsa di Kodim 1603 Sikka,” kata Petrus Herlemus.

Dari riwayat 11 orang pasien positif covid-19 tambah Herlemus, semuanya adalah pelaku perjalanan dari Bali ke Maumere. Dimana berdasarkan data pada Satgas Covid-19 Sikka sebanyak 27 personil TNI Prabinsa baru selesai pelatihan di Rindam Udayana Denpasar Bali.

Sebelumnya Dandim 1603 Sikka, Letkol Inf. Muhamad Sulnalendra Utama, kepada VN menjelaskan bahwa pengambilan sampel swab terhadap 27 personil Tamtama itu, menyusul adanya 19 personil Prajurit Tamtama dari Kodim Ende yang terkonfirmasi positif covid 19.

“Sebanyak 27 personil Tamtama diambil sampel swab untuk diperiksa di Labor. Langkah ini menyusul adanya 19 personil prajurit Tamtama di Ende yang terkonfirmasi positif covid 19,” kata Dandim 1603 Sikka.

Menurut Dandim Sikka, hal itu dilakukan untuk meminimalisir dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Kodim 1603 Sikka. Sehingga langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid untuk melaksanakan pengambilan swab.

Ke 27 prajurit tamtama, sebelumnya dalam 2 gelombang. Berangkat dari Denpasar – Bali sebanyak 17 personel menuju Kupang. Sedangkan gelombang ke 2 swbanyak 10 personel dari Malang, transit di Makasar baru ke Kupang.

Selanjutnya 30 Agustus, 27 personel tamtama berangkat dari Kupang menuju Larantuka Kabupaten Flores Timur menggunakan Kapal Ferry. Selanjutnya dari Larantuka personil melanjutkan perjalanan menuju Maumere.

Selama pelatihan di Rindam Udayana, antara 27 personil Tamtama Kodim 1603 Sikka dan 19 personil Tamtama Kodim Ende, bersamaan. Dengan demikian setelah ada informasi 19 positif di Ende, sehingga 27 personil di Maumere wajib menjalani pemeriksaan.

“Sejak awal tiba di Kodim 1603 Sikka sampai saat ini sudah 13 hari. Semuanya mereka dikarantina mandiri di Kodim. Hari ini dilakukan pengambilan sampel swab,” kata Dandim. (Yan/ol)