12 Ribu Unit Rumah dan Fasilitas Umum di Sarai Porak-poranda Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

berbagi di:
img-20210408-wa0022

 

Kantor Bupati Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) yang hancur diterjang angin kencang dan hujan Lebat sejak Senin 5 April-Rabu 7 April 2021.

 

 

 
Kekson Salukh

 

 

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Provinsi NTT, sejak Senin-Rabu (5-7) April 2021, mengakibatkan 12 ribu unit rumah warga dan fasilitas umum termasuk gedung kantor Bupati Sarai hancur dan Porak-poranda.

Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi kepada VN melalui pesan WhatsApp pribadinya, Kamis (8/4) pagi menjelaskan, sesuai informasi yang  diperoleh dari para Camat dan Kepala Desa/Lurah di Sarai,  kerusakan pada rumah warga, sekolah, gereja, fasilitas umum seperti kantor, rumah sakit dan puskesmas mencapai 12 ribu lebih unit.

“Kondisi Sabu Raijua setelah saya mengumpulkan para Camat dan Kepala Desa/Lurah diperoleh informasi jumlah kerusakan pada rumah warga, sekolah, gereja, fasilitas umum seperti kantor, rumah sakit, puskesmas  adalah mencapai 12 ribu lebih unit,” tulisnya.

Terkait kerusakan jalan dan infrastruktur lain, jelas Doris, akan disampaikan melalui laporan tertulis setelah didata secara valid.

img-20210408-wa0023

Ia mengungkapkan, listrik di Kabupaten Sarai padam sejak 5 April hingga saat ini, jaringan komunikasi internet juga terganggu dan tak ada signal.

“BBM sementara masih cukup tapi akan jadi masalah jika stock BBM tidak masuk.  Transportasi jalan masih dapat dilalui walau pada titik tertentu terjadi patahan atau longsor,” bebernya.

Ia berharap, transportasi laut dan udara segera beraktvitas kembali untuk kelancaran perekonomian di Sabu Raijua seperti terpenuhinya BBM, sembilan bahan pokok dan sebagainya.

“Sangat dibutuhkan aktivitas transportasi laut dan udara untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat seperti BBM, Sembako sekaligus menjawab kebutuhan anak-anak yang akan melanjutkan kuliah ke Kupang, Bali, Jawa dan lainnya,” ungkap Karo Pemerintahan Setda NTT itu.

Ia menambahkan, pemerintah  Sabu Raijua sedang fokus untuk membersihkan ruangan kantor-kantor pemerintahan untuk dimanfaatkan walau mengalami kerusakan parah.

“Minggu ini kerja kita bersih-bersih ruangan kantor untuk dimanfaatkan walau kondisi parah. Karena tidak ada gedung lain untuk berpindah,” pungkasnya. (Yan/ol)