130 Ekor Kuda Pacu Terdaftar di Hari Pertama Bupati Cup

berbagi di:
Suasana pendaftaran hari pertama Bupati Cup 2017, di Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, kemarin petang. Tampak tim teknis Pordasi Sumba Timur melakukan pengukuran kuda yang mendaftar.

Suasana pendaftaran hari pertama Bupati Cup 2017, di Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, kemarin petang. Tampak tim teknis Pordasi Sumba Timur melakukan pengukuran kuda yang mendaftar.

 

Frangky Johannis

Hari pertama pendaftaran Palapang Njara Bupati Sumba Timur Cup 2017, sebanyak 130 ekor kuda dari sejumlah wilayah, di antaranya kuda-kuda pacu tuan rumah, Kabupaten Sumba Barat, dan Timor Tengah Utara (TTU) resmi mendaftar untuk mengkuti seri terakhir lomba pacuan kuda.

Pantauan VN di Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, NTT Kamis (20/10) baru sebagian pemilik kuda yang membawa kudanya untuk diukur dan didaftar di loket pendaftaran. Sementara sebagian lainnya datang untuk mencari informasi terkini tentang kejuaraan Bupati Cup tersebut.

Armyn Hamanai, salah seorang penitia seksi pendaftaran kepada VN menjelaskan, ke-130 ekor yang mendaftar tersebut baru mencakup 14 dari 15 kelas yang diperlombakan. Satu kelas yang belum ada pendaftar, yakni kelas E Super.

Hamanai merinci, hari pertama pendaftaran, kelas Pemula Mini terdaftar 38 ekor kuda pacu, Kelas Pemula 1 sebanyak 21 ekor, Kelas Pemula 2, 22 ekor, Kelas Pemula 3, enam ekor, Pemula Super dua ekor, Kelas A enam ekor, Kelas AA dua ekor, Kelas A Super satu ekor, Kelas B tiga ekor, Kelas C enam ekor, Kelas D lima ekor, Kelas D Mini empat ekor, dan Kelas E enam ekor, dan Kelas EE delapan ekor.

“Para pemilik kuda yang mendaftar di hari pertama kebanyakan berasal dari Kota Waingapu dan sekitarnya. Namun, sudah ada juga sebagian yang dari Sumba Barat dan Kefamenanu,” katanya.

Ketua Pengkab Pordasi Sumba Timur Felix Wongkar yang juga Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan, sesuai kesepakatan dalam technical meeting, pembagian kelas perlombaan dalam Palapang Njara Bupati Sumba Timur Cup 2017, yakni Kelas Pemula Mini ukuran tinggi kuda sampai dengan 122 centimeter dengan maksimal umur dua tahun, Kelas Pemula 1 dengan tinggi 122,1-126 centimeter umur maksimum dua tahun, Kelas Pemula 2 126,1-131 centimeter umur maksimum dua tahun, Kelas Pemula 3 131,1-136 centimeter umur maksimum dua tahun,
Pemula Super 136,1 centimeter ke atas dengan persyaratan umur maksimum dua tahun dan belum tukar gigi.

Untuk Kelas E, kata Felix, tinggi 126,1-131 centimeter tukar dua (gigi) dan umur maksimum tiga tahun. Kelas EE tinggi 131,1-136, umur maksimum tiga tahun, dan Kelas E Super tingga 136,1 ke atas tukar dua (gigi) dan umur maksimum tiga tahun. Kelas D Mini tinggi 122 centimeter ke bawah, umur maksimum tiga tahun ke atas. Kelas D tinggi 122,1-126 centimeter dan umum empat tahun. Kelas C 126,1-131 centimeter umur empat tahun, Kelas B tinggi 131,1-136 centimeter umur empat tahun, Kelas A tinggi 136,1-141 centimeter umur empat tahun, Kelas AA tinggi 141,1-146 centimeter dan umur empat tahun, serta Kelas A Super tinggi 146 centimeter ke atas dan umur empat tahun.

William, salah seorang pemilik kuda pacu asal Mawar Stable, Prailiu mengatakan, sebagai pemilik kuda Kayla juara bertahan Victory Open dan Kapolres Cup 2017, dirinya sudah mempersiapkan kuda pacu miliknya untuk mengkiuti kejuaraan seri terkahir ini. Dia berharap kudanya bisa mempertahankan reputasi terbaiknya di dua turnamen sebelumnya.