200 Anak Jalanan Antusias Sambut Natal

berbagi di:
img-20191214-wa0028

 

 

 

Putra Bali Mula

Sebanyak 200 anak jalanan Kota Kupang bersama para orang tua antusias mengikuti perayaan Natal yang diselenggarakan Yayasan Obor Timor Ministry dan Sekolah Kasih Yobel Kupang.

Perayaan ini dilakukan di Gereja Baptis Indonesia Kupang pada Sabtu (14/12) sore sejak pukul 15.00 Wita.

Fonny Mella selaku Ketua Divisi PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) Obor Timor Ministry mengatakan anak-anak jalanan yang hadir itu sehari-hari bekerja sebagai penjual koran, penjual kue keliling dan pemulung di TPA Alak serta pekerja anak lainnya di Kota Kupang.

“Ada sekitar 200 anak-anak jalanan dan orang tua mereka karena perwakilan orang tua dari masing-masing anak itu satu,” jawabnya kepada VN.

Ia menyebut antusiasme dari para anak-anak jalanan dan orang tua mereka sangat baik untuk perayaan Natal bersama ini. Menurutnya, perayaan Natal ini juga menjadi sebuah penguatan atau motivasi kepada para anak dan orang tua dalam menghayati kasih karunia Sang Pencipta.

“Tujuannya agar anak-anak dapat merefleksikan arti Natal ini sesungguhnya dan menyadari bahwa penyelamat mereka hanya satu yaitu Yesus Kristus,” ungkapnya.

Sementara itu, Anaci Rilia Poeh selaku Kepala Sekolah Kasih Yobel menambahkan, perayaan tersebut merupakan pelayanan bersama sebagai wujud kerinduan untuk berbagi terutama dengan anak-anak jalanan Kota Kupang.

“Ini merupakan bentuk pelayanan guru-guru di dalam masa Natal ini. Jadi, anak-anak sekolah bersama-sama kami guru-guru turut melayani Natal bersama anak-anak jalanan,” jawabnya.

img-20191214-wa0025

Yantonius Henuk selaku Ketua LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Yayasan Obor Timor Ministry juga menyebut, acara Natal bersama tersebut juga merupakan momentum penguatan bagi anak-anak jalanan beserta orang tua.

“Acara Natal bersama anak-anak jalanan Kota Kupang bersamaan juga dengan Tepak atau Temu Penguatan Orang Tua dan Anak,” tambah dia.

Ia mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini lebih untuk memotivasi sekitar 200 anak-anak jalanan beserta orang tua mereka yang hadir saat itu.

“Kita juga coba memotivasi, menyadarkan, dan mengingatkan mereka bahwa hidup mereka sudah diselamatkan dan menjadi berkat,” tukasnya lagi.

Pada sebuah kesempatan kelompok ibu dari anak-anak jalanan ikut menampilkan beberapa kidung yang dinyanyikan dengan khusuk. Perayaan Natal sore itu tampak penuh sukacita.

Kebersamaan itu juga dilengkapi dengan pembagian bingkisan-bingkisan untuk anak-anak dan orang tua oleh Obor Timor Ministry lalu dilanjutkan dengan makan bersama. (bev/ol)