2021, Perumda Air Minum Wairpu’an Target 3.100 SR

berbagi di:
img-20201015-wa0007

Direktur Perumda Air Minum Wairpu’an Kabupaten Sikka, Frans Laka

 

 

 

Yunus Atabara

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wairpu’an terus meningkatkan pelayanan dalam pemenuhan kebutuhan air minum bersih bagi warga masyarakat Kabupaten Sikka.

Di tahun 2021, Perumda Air Minum Wairpu’an mengembangkan lima daerah baru yakni Habi, Langir, Watuliwung, Dobo dan Waigete. dengan target pemasangan 3.100 Sambungan Rumah (SR) dalam rangka mendukung program pemerintah dalam pemenuhan hak dasar di sektor air minum bersih.

Hal itu dikatakan Direktur Perumda Air Minum Wairpu’an, Frans Laka kepada VN, Senin (19/10) siang, terkait pemenuhan hak dasar masyarakat dari sektor air minum bersih di Kabupaten Sikka.

“Saat ini petugas kami sedang melakukan survei lokasi di lima daerah baru tersebut,” jelasnya.

Lań∑a menjelaskan sumber dana 3.100 SR di tahun 2021 berasal dari dana penyertaan modal pemerintah terhadap Perumda Air Minum Wairpu’an. Tahun 2020 sudah berhasil melakukan pemasangan SR sebanyak 2.155 SR dari dana Kementrian PUPR.

Menurut Laka, saat ini Tim CPMU Direktorat Air Minum beserta Konsultan CMC dan RMAC sedang melakukan survei dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan kegiatan National Urban Water Supply Project (NUWSP) di Tahun 2021 di Kabupaten Sikka.

Central Project Management Unit (CPMU) adalah program hibah air minum dan sanitasi tahap 2, Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan survei. Selain itu pemerintah melalui Bupati Sikka sudah menandatangani DUB sebesar 40 persen.

“Nanti melalui Kementrian PUPR pemerintah Kabupaten Sikka akan mendapatkan dana di atas Rp 30 miliar yang akan di kelola oleh Dinas PUPR untuk kepentingan air bersih,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Fraksi NasDem DPRD Sikka, Aleksander Agato Hasulie mengapresiasi komitmen pemerintah dan kerja keras Perumda Air Minum Wairpu’an dalam memenuhi hak dasar masyarakat di sektor air minum bersih.

“Dari sisi anggaran DPRD sangat mendukung pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyakat. Masalah air adalah masalah krusial di masyarakat,” kata Hasulie

Hasulie berharap pemerintah menangkap peluang kehadiran Bendungan Napunggete, dan harus mempersiapkan SDM yang memadai dalam dalam pengelolaan air bersih, terutama warga masyarakat di Kecamatan Waiblama, Talibura dan Waigete.(Nus)