27 TPS Coblos Ulang

berbagi di:
Ketua Bawaslu NTT Jemris Fointuna

Ketua Bawaslu NTT Jemris Fointuna.

 

Polce Siga

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT telah memberikan rekomendasi kepada KPU NTT untuk pemilihan suara ulang (PSU) atau coblos ulang bagi 27 tempat pemungutan suara (TPS) di sejumlah kabupaten. PSU ini menyusul ditemukan pelanggaran selama proses pencoblosan oleh Bawaslu dan jajarannya.

Anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada wartawan di Kupang, Jumat (29/6) mengungkapkan, sejumlah TPS sudah PSU setelah memperoleh rekomendasi dari Panwaslu cam dan Panwaslu kabupaten/kota. PSU umumnya terjadi di daerah yang melaksanakan pemilihan serentak gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati.

“Jadi ada 27 TPS yang akan PSU dan tersebar di tujuh kabupaten setelah mendapat rekomendasi dari Panwaslu kecamatan dan Panwaslu kabupaten,” ujar Jemris.

Ia menyebutkan, 27 TPS tersebut tersebar di tujuh kabpaten antara lain Kabupaten Alor tiga TPS, Kabupaten SBD dua TPS, Kbupaten Kupang lima TPS. Selain itu, Kabupaten Belu satu TPS, Kabupaten TTS 12 TPS, Kabupaten Malaka satu TPS dan Rote Ndao tiga TPS.

“Kabupaten Alor itu TPS 1 Desa Lama Pantar Barat Laut, TPS 2 Desa Kelesi Kecamatan Pureman TPS 4 Kelurahan Welai Timur dan Teluk Mutiara,” ujarnya.

Sementara itu, di Kabupaten Malaka yakni TPS 2 Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat. Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yaitu TPS 1 Desa Kalembu Weri, Kecamatan Wewewa Barat, TPS 2 Desa Kalembu Weri Wewewa Barat.

Ia merincikan, untuk Kabupaten TTS terdapat 12 TPS antara lain TPS 2 Kelurahan Cendana Kecamatan Kota Soe dan TPS 2 Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi, TPS 1 Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara serta TPS 2 Desa Sini, Kecamatan Amanuban Timur.

Selain itu, TPS 2 Desa Mauleum Kecamatan Amanuban Timur, TPS 3 Desa Mauleum Kecamatan Amanuban Timur, TPS 4 Desa Mauleum Kecamatan Amanuban Timur, TPS 6 Desa Nobi Nobi Kecamatan Amanuban Tengah dan TPS 1 Desa Maunum Kecamatan Amanuban Tengah, termasuk TPS 1 Desa Bileon Kecamatan Fautmolo, TPS 3 Desa Desa Oeleon Kecamatan Fautmolo, TPS 1 Desa Besana, Kecamatan Mollo Barat.

Sementara itu, di Kabupaten Kupang yaitu TPS 6 Kelurahan Takari Kecamatan Takari, TPS 3 Desa Kauniki, Kecamatan Takari, TPS 2 Desa Oelbiteno, KecamatanFatuleu, TPS 3 Kelurahan Naikliu Kecamatan Amfong Utara dan TPS 1 Desa Tolnako, Kecamatan Fatuleu.

Dia mengatakan, untuk Kabupaten Rote Ndao terdapatTPS 6 Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut, TPS 3 Kelurahan Londa Lusi, Kecamatan Rote Timur dan TPS 1 Desa Lidamanuk Kecamatan Rote Tengah. Sedangkan Kabupaten Belu terdapat i TPS 8 Kelurahan Tulamalae Kecamatan Atambua Barat.

Ketua Panwaskab Alor Dominika Deran mengatakan PSU dilakukan karena Panwaslu menemukan adanya pelanggaran saat pemungutan suara dan sebelum pemungutan suara. Selain itu, ada temuan KPPS membuka kotak suara yang tersegel sebelum hari H.

Selain itu, ungkap Dominika, surat suara diberikan kepada orang yang bukan haknya dan diberikan lebih dari satu surat suara kepada pemilih. Selain itu, Panwaslu menemukan ada pemilih yang tidak membawa A 5 dari daerah lain. (pol/C-1)