4.632 Pelamar Rebut 182 Formasi

berbagi di:
foto-hal-12-tes-cpnsd-ttu

Para peserta seleksi CPNS serius mengerjakan soal dengan sistem komputerisasi, Kamis (30/1). Foto: Gusty/VN

 
Gusty Amsikan

Sebanyak 4.632 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten TTU formasi tahun 2019 yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi, mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sesuai jadwal, SKD akan dilaksanakan selama sepuluh hari terhitung Kamis (30/1) sampai dengan Sabtu (8/2) mendatang. Para peserta diimbau mengikuti tes tersebut dengan sebaik-baiknya agar mencapai passing grade yang telah ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKD Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis, ketika diwawancarai wartawan, Kamis (30/1) di sela-sela pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kefamenanu.

Fransiskus mengatakan pihaknya melangsungkan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pelamar CPNS yang sudah melewati tahap seleksi administrasi. Seleksi tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) seperti tahun-tahun sebelumnya. Jumlah pelamar yang mengikuti SKD sebanyak 4.632 orang. Jumlah tersebut didominasi oleh tenaga guru dan kesehatan. Para peserta akan memperebutkan 182 formasi yang tekah ditetapkan oleh BKN.

Menurutnya, SKD dilaksanakan lima sesi setiap harinya, kecuali pada hari pertama, hari Minggu, dan hari terakhir yang hanya tiga dan empat sesi. Satu sesi diikuti oleh 100 orang peserta CPNS. Terdapat tiga komponen yang diujikan dalam SKD yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Integensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Masing-masing komponen telah ditetapkan nilai ambang batas kelulusan atau passing grade yakni TWK skor minimal 65, TIU skor minimal 80, dan TKP 126.

“Jadwal pelaksanaannya dari tanggal 30 Januari sampai dengan 8 Februari 2020. Totalnya sepuluh hari Setiap hari ada lima sesi ujian. Hari ini dan hari Minggu nanti hanya empat sesi. Sedsngkan hari terakhir hanya tiga sesi. Jumlah pelamar yang sekarang mengikuti tes ini sebanyak 4.632 orang. Mayoritas di formasi guru dan kesehehatan. Mereka memperebutkan 182 formasi,”jelasnya.

Para pelamar diimbau tidak tergesa-gesa dalam mengerjakan soal tes. Peserta harus benar-benar membaca dan menyelesaikan soal yang ada dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, berdasarkan pengalaman dalam tes tahun-tahun sebelumnya, banyak pelamar yang gagal dalam SKD karena terlalu tergesa-gesa.

“Sesuai saran Pak Bupati tadi, pelamar jangan tergesa-gesa. Baca soal dengan baik sehingga menjawab dengan baik dan tepat waktu. Itu dilakukan agar bisa mencapai atau melampaui passing grade yang ditentukan,”pungkasnya.