45 Pengelola Parkirakan Diberhentikan

berbagi di:
KIAN MARAK: Aktivitas travel liar di terminal bayangan Jalan Timor Raya, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang kian marak akhir-akhir ini. Tampak mobil berplat hitam parkir menunggu penumpang di pinggir Jalan Timor Raya, Minggu (15/1).

 

 
Stef Kosat

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur akan memberhentikan 45 pengelola parkir yang selama ini bermasalah dalam penyetoran (menunggak). Pengelola yang tidak bermasalah akan tetap bekerjasama dengan Dishub.

“Dalam menentukan pengelola titik parkir dalam wilayah Kota Kupang, Dishub akan berpatokan kepada hasil evaluasi penyetoran para pengelola. Pengelola yang bermasalah, tidak lagi diberikan hak untuk mengelola parkir. Sedangkan pengelola parkir yang lancar dilanjutkan,” ungkap Kepala Dishub Kota Kupang Bernadinus Mere ketika ditemui VN di Balai Kota Kupang, akhir pekan kemarin.

Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi kepada siapa pun yang bermasalah dalam penyetoran.

“Mereka yang bermasalah adalah yang menunggak setoran antara satu bulan hingga sembilan bulan. Siapapun pengelola parkir yang bermasalah, tidak akan diberikan hak lagi untuk mengelola parkir,” jelas Bernadinus terkait indikasi pengelola parkir yang bermasalah diduga tim sukses.

Menurutnya, setiap tahun akan dilakukan seleksi ulang pengelola parkir, khusus untuk mereka yang bermasalah. Sedangkan pengelola parkir yang tidak bermasalah tidak diikutkan lagi dalam proses lelang, namun kerja sama yang sudah ada tetap dilanjutkan.

Untuk diketahui, Dishub Kota Kupang sejak tahun 2017, mengeluarkan daftar penetapan pengelolah parkir yang meliputi tempat parkir tepi jalan umum sebanyak 83 lokasi dan tempat khusus parkir sebanyak 60 lokasi.