1 Juli, Umat Katolik Kembali Misa Di Gereja

berbagi di:
img-20200630-wa0048

 

 

 

 

Sinta Tapobali

Besok, 1 Juli 2020, umat Katolik Keuskupan Agung Kupang (KAK) kembali bisa melaksanakan ibadah atau misa di gereja.

Vikaris Jenderal KAK Gerardus Duka mengatakan misa perdana Minggu akan dilaksanakan 5 Juli mendatang.

Meski misa dilaksanakan di gereja namun sejumlah imbauan dan aturan-aturan berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19 telah diberikan ke masing-masing pastor paroki dan perlu diterapkan secara maksimal.

Protokol-protokol tersebut di antaranya, sebelum dan sesudah ibadah dilakukan gereja harus disemprot disinfektan, mewajibkan umatnya untuk selalu mencuci tangan serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum umat masuk ke dalam gereja.

Selain itu untuk menghindari terjadinya kerumunan massa dalam jumlah yang banyak, maka gereja juga diminta untuk membatasi jumlah umat yang mengikuti. Gereja yang memiliki pastor lebih dari satu diminta untuk melakukan perayaan ekaristi secara bergiliran.

Umat yang mengikuti ibadah juga wajib untuk menggunakan masker dan menjaga jarak duduk. Bagi umat yang berusia lanjut dan juga yang dalam keadaan hamil, dan sakit diminta untuk mengikuti perayaan ekaristi dari rumah masing-masing secara online dan masih banyak lagi imbauan-imbauan yang harus ditaati oleh umat selama mengikuti misa.

“Keadaan normal tentu menggembirakan kita semua dan kita perlu menyambutnya dengan suatu gaya hidup pastoral yang baru. Untuk itu sangat penting bagi umat untuk mematuhi semua iimbauan yang telah disampaikan baik oleh pihak gereja maupun dari Keuskupan Agung Kupang karena semuanya demi kebaikan bersama,” ungkapnya.

Ia mengatakan pada hari Selasa 1 Juli 2020, misa harian di setiap paroki sudah bisa dilakukan. Dalam misa harian ini, umat akan sekaligus diperkenalkan dengan berbagai protokol kesehatan yang harus ditaati selama mengadakan misa bersama.

Pastor Paroki St. Maria Assumta, Rudolf Djung Lake mengatakan sesuai instruksi yang diberikan oleh KAK maka Paroki Santa Maria Assumpta telah mengeluarkan sejumlah imbauan yang wajib diikuti oleh setiap umat dalam wilayah Paroki Assumpta. Informasi sudah disosialisasikan kepada umat lewat ketua KUB.

Lusia Treseta Atu, salah satu umat Katolik bersyukur dan senang karena bisa kembali misa di gereja.

Ia mengaku sudah sangat rindu untuk mengikuti ibadah di gereja.

Meski ibadah tidak akan berlangsung seperti biasanya karena harus mematuhi sejumlah protokol kesehatan, namun ia tetap bersyukur dan akan tetap mengikuti semua imbauan yang ada.

“Meski ke gereja kita harus pakai masker, jaga jarak, cara cuci tangan dan lain sebagainya, tapi ya kita harus lakukan daripada kita gereja di rumah terus mendingan kita taat dan kita berdoa di gereja,” tambahnya. (bev/ol)