73 karyawan Industri Pariwisata di Labuan Bajo di-PHK

berbagi di:
img_20200420_122832

 

 

 

 

Gerasimos Satria

Penyebaran Covid-19 di Indonesia mengancam ratusan pekerja di Kabupaten Manggarai Barat (MabarM, Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mabar, sebanyak 73 tenaga kerja di industri pariwisata sudah di-PHK.

Selain PHK, 1.506 tenaga kerja di sektor industri pariwisata di Mabar dirumahkan.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Mabar Marselinus Sani Ngarung kepada VN, Senin (20/4) mengatakan 73 tenaga kerja di-PHK dan ribuan tenaga kerja dirumahkan sejak awal April 2020 lalu.

Mereka di-PHK lantaran perusahan mengalami pendapatan menurun karena kondisi Covid-19.

Menurutnya, dalam situasi pandemi corona saat ini sejumlah perusahan swasta seperti hotel dan restaurant di Labuan Bajo melakukan pengurangan jumlah tenaga kerja yang masuk kerja dan menggilir karyawannya yang masuk kerja

Bagi karyawan hotel dan restaurant yang di PHK dan dirumahkan akibat Covid-19, ia mengimbau agar dapat mengakses website Kementerian Tenaga Kerja untuk program Kartu Prakerja. Untuk mendapat kartu Prakerja, para tenaga kerja yang PHK di Labuan Bajo dapat mendaftarkan melalui www.prakerja.go.id.

“Pemegang Kartu Prakerja akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 3.550.000 dari pemerintah pusat. Tentu yang mendapat dana tersebut memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” tambah Marsel. (bev/ol)