74 Orang Terserang DBD di Sikka

berbagi di:

Sebanyak 74 pasien demam berdarah dengue (DBD) yang sebagian besar anak-anak dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.

Kepala RSUD TC Hiller Maumere, Dokter Mario B. Nara, Sabtu (18/3) menjelaskan, pada periode Januari hingga 14 Maret 2017, 74 pasien DBD dirawat intensif di rumah sakit.

Sampai saat ini belasan pasien masih dirawat karena masih mengalami gejala panas, demam, pendarahan di bawah kulit dan mimisan.

Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Sikka, Dokter Maria B.S Nenu menjelaskan, kasus DBD tersebar di beberapa kecamatan yakni Kecamatan Alok Timur, Alok, Alok Barat, Kangae, dan Kewapante.

Sebagai daerah endemik DBD, lanjut Maria, seluruh masyarakat di Kabupaten Sikka harus proaktif mencegah dan mengatasi penyakit menular ini. Selain program 3 M plus, warga Kabupaten Sikka juga harus menghidupkan program Jumantik (juru pantau jentik).

“Setiap rumah tangga harus ada yang rutin bertugas memantau jentik pada bak dan penampung air agar tidak dijadikan wahana bertelur nyamuk. Tugas jumantik mematikan dan membasmi telur dan jentik nyamuk di samping membersihkan lingkungan,” ujar Kadis Kesehatan kabupaten Sikka, Maria.

 

Sumber: Media Indonesia