987 Nakes di Sikka Jalani Rapid Test

berbagi di:
img-20200701-wa0017

 

Sejumlah tenaga kesehatan sedang melakukan pemeriksaan rapid test di Sikka, Rabu (1/7) siang. Foto: Yunus/VN

 

 

 

Yunus Atabara

Sebanyak 987 tenaga kesehatan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menjalani rapid test, Rabu (1/7).

Rapid test dilakukan untuk mengetahui kondisi nakes setelah empat bulan bertugas dan melayani pasie.

Juru bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus menjelaskan 987 Nakes di Sikka akan menjalani rapid test 1-3 Juli karena jumlah nakes cukup banyak.

Menurutnya, 987 nakes terdiri dari 30 tenaga dokter yang ada di seluruh Puskesmas di Kabupaten Sikka serta para perawat dan bidan baik yang ada di rumah sakit maupun di Puskesmas serta para relawan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Sikka.

 

Pasien Positif, Tersisa 6 Orang

Sementara perkembangan pasien positif Covid-19 dari 27 orang terus berangsur membaik. Saat ini, uptersisa 6 orang yang masih dirawat di ruang isolasi RS Dr TC Hillers Maumere dan lainnya dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan.

“Dari 10 sampel yang dikirim terakhir ke Kupang, kita sudah dapat hasilnya. 4 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan saat ini sisa 6 orang yang masih dirawat,” kata Herlemus.

Sedangkan 7 sampel Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan pelaku perjalanan semuanya negatif.

Herlemus menambahkan sampai dengan saat ini belum ada kasus transmisi lokal.

Terkait kesiapan pemeriksaan swab di Lab RS Dr TC Hillers Maumere, Herlemus menjelaskan sudah dilakukan uji coba.

Dari hasil uji coba itu, lanjut Herlemus berjalan lancar dan hasilnya akurat. Oleh karena itu RS Dr TC Hillers saat ini sudah siap menjadi RS rujukan pemeriksaan Swab pasien Covid 19 di Flores.

“Kita sudah uji coba dan hasilnya akurat. Tinggal launching dan RS TC Hillers siap jadi rujukan pemeriksaan swab,” kata Herlemus.(bev/ol)