Antisipasi Cluster Baru, 43 Prajurit Kodim 1618/TTU Jalani Swab Test

berbagi di:
img-20200927-wa0006

 

 

Gusty Amsikan

 

 

SEBANYAK 43 orang Bintara dan Tamtama Remaja Kodim 1618/TTU menjalani swab test di Rusunawa Kilometer 9, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan,Kabupaten TTU. Sampel swab test tersebut telah dikirimkan ke Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang untuk diperiksa. Swab test tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi adanya cluster baru penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten TTU.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lapangan menyebutkan kegiatan swab test terhadap para Bintara dan Tamtama Remaja Kodim 1618/TTU tersebut dilaksanakan pada Kamis (24/9) sekira pukul 14.30 Wita di Rusunawa Kilometer 9, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan,Kabupaten TTU. Swab test Bintara dan Tamtama Remaja Kodim 1618/TTU tersebut dilaksanakan oleh Tim Dinas Kesehatan, Kabupaten TTU yang dipimpin oleh dr. Margaretha N. Mallo, bersama seorang survelians dan dua orang analis.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi ketika diwawancarai media ini, Minggu (27/9) mengatakan sebanyak 43 orang Bintara dan Tamtama Remaja Kodim 1618/TTU menjalani swab test pada Kamis (24/9) lalu. Kegiatan swab test tersebut merupakan bagian dari upaya tracking yang dilakukan pihaknya berdasarkan kejadian di Kabupaten Ende dan Manggarai. Kegiatan swab test tersebut terlaksana setelah pihaknya berkoordinasi dengan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU.

Menurut Junaidi, sejak awal, setelah mengetahui adanya cluster baru Bintara dan Tamtama Remaja di Kabupaten Ende, pihaknya telah mengambil langkah melakukan rapid test terhadap para Bintara dan Tamtama Remaja Kodim 1618/TTU. Hasil rapid test seluruh Bintara dan Tamtama Remaja itu dinyatakan non reaktif atau negatif. Meskipun demikian, pihaknya harus melakukan swab test agar benar-benar memastikan positif tidaknya para Bintara dan Tamtama Remaja Kodim 1618/TTU yang baru saja menyelesaikan pendidikan itu.

“Karena kita mengetahui sejak awal ada yang di Ende, kita sudah laksanakan rapid test dan hasilnya non reaktif. Kita berharap hasil swabnya negatif. Kita mengantisipasi adanya cluster baru karena di Endedan Manggarai sudah ada Bintara dan Tamtama Remaja yang positif Covid-19,”jelasnya.

Ia menambahkan, sampel hasil swab telah dikirim ke Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang untuk diperiksa pada Jumat (25/9) lalu. Saat ini, pihaknya masih menanti hasil swab yang akan diketahui dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU. Setelah hasil swab keluar, pihaknya akan merilisnya kepada masyarakat agar diketahui dan diantisipasi jika ada yang dinyatakan positif Covid-19. Apabila ada Bintara dan Tamtama Remaja yang dinyatakan positif Covid-19n maak yang bersangkutan harus menjalani karantina di Rusunawa. Sementara yang dinyatakan negatif akan langsung di tempatkan di Koramil-Koramil di wilayah Kodim 1618/TTU.

“Hasilnya akan dipulikasi karena hal-hal yang berkaitan dengan Covid tidak bisa dirahasiakan supaya dapat diketahui dan bisa kita antisipasi. Apabila ada yang positif tinggal kita karantina di Rusun dan yang negatif akan kita kerahkan ke Koramil-Koramil. Karena sesuai dengan ketentuan yang ada, untuk ke Koramil mereka harus swab terlebih dahulu. apabila hasilnya negatif atau non reaktif maka mereka bisa ke koramil. kalau positif nanti kita karantina. kita sangat berharap hasilnya non reaktif dan bisa ke Koramil,”tandasnya. (Yan/ol)