Aroma Tak Sedap Air Limbah Ikan Buat Pembeli dan Pedangan Tak Nyaman

berbagi di:
img-20201025-wa0014

 

 

 

 

Bernard Sapu

Sejumlah pedagang dan para pengunjung Pasar Danga merasa tak nyaman karena mencium aroma tak sedap dari limbah bekas cuci air ikan yang berasal dari pasar ikan yang mengalir dan tergenang di tengah pasar.

Salah seorang pedagang asal Kecamatan Aesesa, Theresia (39) saat ditemui VN, Sabtu (24/10) di Pasar Danga mengatakan para pembeli serta masyarakat yang berlalu lalang saja sudah merasa terganggu karena bau busuk yang begitu menyengat belum lagi, saat kendaraan roda dua dan roda empat melewati genangan air limbah ikan tersebut maka percikan air bisa sampai arah jualan para pedagang sayuran.

Theresia menambahkan, keadaan ini tidak bisa dibiarkan saja oleh Pemda Nagekeo. Nageke ini harus segera ditangani.

“Bila tidak diambil tindakan untuk mengatasi aroama bau busuk tersebut, jelas kami sebagai pedagang akan rugi karena pembeli enggan untuk mampir,”paparnya.

Hal senada disampaikan pengunjung Pasar Danga, Chareles Jupa.

“Jujur saya mau bernafas susah karena bau busuknya tajam sekali. Terpaksa saya harus tutup hidung, tapi bau busuk tetap tembus meskipun saya sudah menggunakan masker,”tandasnya.

Charles menyampaikan, aroma bau busuk yang menyengat dari sisa kotoran ikan bisa mempengaruhi kesehatan seseorang. Selain itu, tingkat kesadaran pedagang soal kebersihan masih rendah.

“Kita berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah terkait kebersihan tidak hanya di pinggiran jalan Kota Mbay, namun di kompleks Pasar Danga tepatnya di dalam ini,”tuturnya. (bev/ol)