Aset Kopdit Adiguna Capai Rp91,6 Miliar

berbagi di:
foto-hal-10-pengurus-kopdit-adiguna-edisi-130320

Vincentius Repu, Ketua Pengurus Kopdit Adiguna

 

 
Rafael L. Pura

Aset Koperasi Kredit (Kopdit) Adiguna tercatat mencapai Rp91,6 miliar pada tahun buku 2019 yang terhimpun dari simpanan anggota dan ekuiditas. Jumlah aset ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp78,7 miliar. Sementara jumlah anggota pun bertambah 246 anggota dari 4.577 menjadi 5.003 anggota.

Ketua Pengurus Kopdit Adiguna, Vincentius Repu, mengatakan pencapaian ini tergolong luar biasa selama 32 tahun berkarya. Peningkatan paling signifikan terjadi pada 10-15 tahun belakangan. Pada 15 tahun terakhir masyarkata luas (non Unwira) menjadi anggota mayoritas Kopdit Adiguna.

Kopdit itu, kata Repu, awalnya didirikan pada tahun 1987 oleh dosen Fakultas Ekonmi Unwira dengan setoran awal Rp45.000 per anggota. Jumlah setoran tersebut bahkan harus dicicil sampai dengan sembilan bulan. Anggota awal hanya dosen dan karyawan Unwira.

“Selama 32 tahun berkarya, kopdit terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, baik anggota maupun jajaran pengurus,” katanya kepada VN, Kamis (12/3).

Repu menjelaskan, memasuki usia ke-32 tahun, Kopdit Adiguna terus berusaha meningkatkan dan mendekatkan pelayanan kepada anggotanya dengan membuka kantor kas yang tersebar di tujuh daerah, selain kantor pusat.

Tujuh kantor kas yang dibuka itu antara lain, Amarasi, Batakte, Bone, Nenuk, Penfui dan kantor kas Unwira. Kehadiran kantor ini, kata dia, menunjukkan koperasi yang dipimpinnya mendaptakan tempat di hati masyarakat.

Kopdit Adiguna, lanjut Repu, dengan bangga telah memperluas pelayanan kepada anggota dan menyediakan fasilitas teknologi yang disebut dengan “Sikopdit Connect”.

Aplikasi tersebut memungkinkan anggota melakukan beberapa transaksi seperti mengisi pulsa listrik, pulsa handphone, bayar iuran BPJS dan memeriksa saldo pinjaman dan simpanan melalui handphone android. Dengan demikian anggota mempunyai kesempatan membangun usaha baru berupa penjualan pulsa handphone dan listrik.

Lebih jauh, Repu mengatakan, pertumbuhan anggota adalah jantung usaha koperasi. Tahun Buku 2020 dicanangkan sebagai tahun meningkatkan jumlah anggota. Pengurus, pengawas, karyawan, dan segenap anggota harus bergandengan tangan mengajak sanak saudara dan kenalan untuk bergabung menjadi anggota.

Jika upaya peningkatan ini dilakukan bersama-sama dengan semangat berkoperasi, dirinya yakin di tahun-tahun mendatang Kopdit Adiguna akan berkesempatan menikmati kekuatan baru dengan jumlah anggota yang mencapai 10.000-15.000 orang.

Dengan jumlah anggota yang semakin besar, kemampuan melayani akan lebih berkualitas, usaha dan kehidupan keluarga anggota akan dapat lebih ditingkatkan serta kesejahteraan keluarga anggota dipastikan akan lebih tinggi.

KSP Adiguna sendiri telah melakukan Raoat Anggita Tahunan (RAT) tahun buku 2019 di Hotel Cahaya Bapa, Naikoten, pekan kemarin. RAT itu, sebagaimana kata Ketua Panitia Stefanus Stanis, menjadi momentum perubahan ke arah semakin meningkatnya kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. (mg-03/E-1)