Awal Tahun, RSUD Kota Terima 11 Pasien DBD

berbagi di:
Direktris RSUD SK Lerik, dr. Marsiana Halek

Direktris RSUD SK Lerik, dr. Marsiana Halek

 

 

 

Hanya dalam sepekan di awal 2020, yakni sejak 1 Januari hingga 7 Januari, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kota Kupang telah merawat 11 pasien DBD didominasi anak-anak.

Direktur RSUD SK Lerik Kota Kupang Marsiana Halek kepada VN, Jumat (10/1), melalui pesan WhatsApp mengatakan, semenjak memasuki awal tahun 2020 ini pasien DBD sudah berjumlah 11 kasus.

“Dari tanggal 1 sampai tanggal 7, DBD yang kami tangani berjumlah 11 kasus yang terdiri dari 10 pasien dari Kota Kupang dan 1 pasien dari Kabupaten Kupang,” jelasnya.

Pada musim hujan yang tidak menentu saat ini, katanya, penyakit menular seperti DBD sangat berpotensi terjadi.

Ia berharap masyarakat Kota Kupang menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar anak-anak terhindar dari gigitan nyamuk terutama dengan ferakan 3M.

Sebelumnta tahun 2019, ada 309 kasus DBD. Waspada DBD di 2020 sangat penting. Bila ada anggota keluarga yang panas mendadak 1-2 hari, segera diberikan pertolongan pertama dengan memberikan obat penurun panas, banyak minum air putih dan segera kunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan awal.

Terpisah, Lurah Manutapen Andi A Akbar mengaku sudah mengimaby warga agar terus memperhatikan titik-titik rawan perkembangan jentik nyamuk untuk mengantisipasi penyakit DBD.

“Saya juga menganjurkan kepada para warga agar terus menguras bak penampung air dan melaksanakan gerakan 3M (menguras, menutup dan mengubur) barang-barang yang menampung air sehingga menjadi sarang nyamuk,” jelas dia.