Ayah dan Bayi Positif Covid-19, Swab Test Gubernur Negatif

berbagi di:
img-20200915-wa0039

 

Ernest Ludji

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang

 

 

 

Stef Kosat

 

SEORANG ayah bersama anaknya yang berdomilisi di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang, Rabu (30/9) terkonfirmasi positif Covid-19. Ayah berusia 32 tahun bersama balita (22 bulan) dilaporkan terpapar melalui transmisi lokal.

“Transmisi lokal menjadi momok di Kota Kupang, karena terus bertambah. Seperti hari ini (kemarin) terjadi dua kasus baru. Sedangkan pelaku perjalanan satu orang dari Jakarta dan satu orang lainnya dari Bali,” ungkap Sekretaris Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 NTT dr Messerasi Ataupah kepada VN, kemarin.

Ia menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) — yakni pendeteksian material genetik virus korona– dua dari empat kasus baru di Kota Kupang adalah seorang ayah dan anaknya berusia 22 bulan. Sedangkan satu kasus baru adalah dari Manggarai Timur. “Dengan demikian, Mangagrai Timur “pecah telur” sebagai kabupaten ke-19 yang terdampak Covid-19,” bebernya.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Pencegahan Penangangan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji membenarkan bertambah empat kasus baru, termasuk seorang ayahdengan bayinya.

“Siapa pun tidak bisa tawar-tawar lagi soal protokol kesehatan. Karena hari ini (kemarin), kembali dari klaster keluarga. Dimana kelurahan Oesapa Barat, seorang balita perempuan berusia “22 bulan” bersama ayahnya berusia 32 tahun sudah positif Covid-19,” tegas Ernest.

Pasien lainnya berjenis kelamin perempuan (32) merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta, dan pasien laki-laki usia 51 tahun pelaku perjalanan dari Bali. “Kedua korban terakhir berdomisili masing-masing di Kelurahan Kuanino dan Kelurahan Alak. Dan semua pasien dirawat di RST Wira Sakti,” ungkapnya.

 

Gubernur Negatif

 

Sementara itu, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengaku untuk pertama kalinya menjakani swab test karena harus mendampingi Presiden Jokowi yang dijadwalkan berkunjung ke Labuan Bajo hari ini, Kamis (1/10). Hasil dari swab test Gubernur VBL adalah negatif.

Di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kota Kupang, yakni di Pantai Lasiana, kemarin, VBL mengatakan bahwa sebelumnya ia tidak pernah swab test karena yakin daya tahan tubuhnya dapat menangkal virus korona (Covid-19).

“Saya tidak pernah swab. Baru kemarin mau swab karena Presiden mau datang dan wajib swab. Untuk menemani dan mendampingi Presiden wajib swab test. Jadi kemarin lubang hidung saya mereka tusuk,” ucapnya disambut gelak tawa Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dan para pimpinan OPD Pemkot, para camat dan lurah se-Kota Kupang.

VBL mengaku yakin hasil swab testnya negatif. Karena itu, ia bahkan tak ingin melihat hasil tes tersebut. “Kemarin Pak Mindo (Direktur RSUD WZ Johannes) punya istri bilang Pak Gub negatif. Saya bilang tidak usah bawa datang (hasil) itu saya sudah tahu hasilnya saya negatif,” katanya.

Ia menekankan tentang pentingnya menjaga daya tahan tubuh untuk menangkal virus korona. Lalu, mengikuti protokol kesehatan seperti mengenakan masker. “Daya tahan tubuh nomor satu. Perlu masker. Itu perlu, tapi nomor satu adalah imunitas tubuh dan ini saya ulang-ulang bilang,” kataNya. (mg-06/mg-21/D-1/yan/ol)