Badai, Nelayan Tunda Melaut

berbagi di:
img-20200114-wa0055

 

 

 

Putra Bali Mula

Ombak disertai hujan angin membuat nelayan dari Pantai Warna Oesapa berhenti melaut selama dua minggu. Kondisi alam ini juga memperparah jalan di pinggir pantai tersebut yang telah rusak dari beberapa waktu lalu.

Nuen Beo, nelayan dari RT 05 RW 02 Kelurahan Oesapa kepada VN Selasa (14/1) mengatakan ia dan sejumlah nelayan dari Pantai Warna Kelurahan Oesapa tersebut mulai berhenti melaut sejak awal Januari karena ombak besar ditambah lagi dengan hujan dan angin kencang.

“Ini sudah dua minggu kami tidak turun makanya mereka yang lain parkir kapal saja, di bagian sana ada banyak kapal,” kata dia sambil menunjuk beberapa kapal lainnya yang ditambat begitu saja di pesisir pantai.

Nuen yang ditemui saat sedang membersihkan bambu-bambu yang nantinya digunakan untuk memperbaiki bagan miliknya mengaku hanya akan memperbaiki bagannya selagi ombak tidak terlalu tinggi lalu kembali lagi ke darat.

“Karena pasti ada bagian yang rusak. Kita ganti memang supaya kuat,” ungkapnya.

Ia memperkirakan kerugiannya selama dua minggu tidak melaut ini di atas Rp 2 juta, sehingga untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, ayah dari lima orang anak ini terpaksa menggunakan modalnya kembali.

“Kita mau bagaimana lagi, terpaksa ya pakai modal lagi,” kata dia. (bev/ol)