Bangga jadi Karyawati PNM Mekaar

berbagi di:
img-20200907-wa0005

 

Getreda Alisandra Liukae
Kepala Cabang PNM Mekaar Waikabubak
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang jasa keuangan. Selain itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera sehingga biasa disebut PNM Mekaar.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 1 Juni 1999 dengan tujuan membantu pengembangan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi. Hingga saat ini PNM Mekaar memiliki ribuan hingga jutaan karyawan di seluruh pelosok tanah air.

Kepala Cabang PNM Mekaar Waikabubak, kabupaten Sumba Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Getreda Alisandra Liukae yang ditemui VN di Kupang, Senin, (7/9) pagi mengaku bangga menjadi karyawan PNM Mekaar.

Menurut wanita kelahiran Niki-Niki 3 Juni 1997 silam itu, selain mendapat bonus kinerja, tunjangan hari raya (THR), dan tunjangan hari tua, bekerja di PNM Mekaar tidak perlu harus berpendidikan sarjana.

“Saya bangga sebagai karyawati PNM Mekaar. Sebagai kepala cabang Waikabubak, saya rasa ini tidak mudah tetapi butuh proses dan kerja keras baru menggapai ini semua walaupun saya baru berijazah SMA. PNM adalah salah satu BUMN yang merekrut karyawan tidak perlu harus berijazah sarjana.” ungkapnya.

Puteri dari pasangan Alexander Amufrans Liukae dan Ivoni Anita Kolnel saat berbincang-bincang dengan VN mengisahkan, ketika lulus SMA tahun 2015 lalu ia sempat ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Namun, lanjut Puteri yang akrab disapa Eda itu, niat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kandas lantaran masih ada saudara laki-laki yang sedang berada di bangku perkuliahan sehingga pertimbangan kemampuan ekonomi keluarga, ia memutuskan untuk menunda ke tahun berikutnya.

“Kemudian tahun 2016, saya ditawarkan untuk bekerja di PNM Mekar. Puji Tuhan saat Test saya dinyatakan lulus bekerja di PNM Mekar 24 Oktober 2016 sehingga sampai saat ini sudah bekerja empat tahun.” jelas dia mengenang kisah empat tahun lalu.

Sebagai karyawati lapangan kala itu, ungkap Eda, ia selalu disiplin dan jujur dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan pimpinan. Memiliki kinerja yang baik menjadi alasan ia diangkat menjadi wakil kepala cabang PNM Mekar Waikabubak, Sumba Barat.

Satu tahun berjalan, ia kemudian diangkat lagi menjadi kepala cabang PNM Mekaar Waikabubak hingga saat ini. “Kunci kesuksesan saya adalah disiplin, dan jujur dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggungjawab yang diberikan orang lain kepada saya. Ini yang mungkin saya dinilai memiliki kinerja baik sehingga diangkat menjadi kepala cabang PNM Mekaar Waikabubak.” tandas alumni SMP Negeri 1 Amanuban Tengah.

Ia menambahkan, target ke depan adalah membahagiakan kedua orang tuanya dengan memberikan pelayanan yang lebih baik agar kariernya semakin meningkat dan terus menjadi kebanggaan keluarga. (Kekson Salukh/yan/ol)