Bank NTT Buka Rekening Donasi bagi Korban Bencana di NTT

berbagi di:
img-20210405-wa0009

 

Aparat kepolisian Polres Malaka sedang mengevakuasi korba banjir bandang di wilayah tersebut. Foto:Wilfrid Wedi/vn.

 

 

 

Putra Bali Mula

 

 
BANK NTT sebagai satu-satunya bank milik pemerintah daerah menggelar aksi donasi kemanusiaan melalui rekening yang disiapkan Bank NTT, yakni pada Kantor Cabang Khusus (KCK) dengan nomor rekening: 1000742078 atas nama BANK NTT PEDULI.

Rekening donasi ini untuk korban bencana dari bibit siklon tropis 99S yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan berdampak pada terjadinya curah hujan lebat, disertai angin kencang di beberapa wilayah di NTT.

Curah hujan yang tinggi selama dua hari terakhir, yakni dari tanggal 4 hingga 5 April 2021 mengakibatkan terjadinya bencana banjir bandang di sejumlah tempat. Ribuan warga terdampak, ratusan di antaranya meninggal dunia.

“Kondisi ini, mengundang keprihatinan bersama. Bank NTT sebagai satu-satunya bank milik pemerintah daerah yang lahir dari rahim Provinsi NTT, ikut terpanggil menggelar aksi donasi kemanusiaan. Aksi ini untuk yang kesekian kalinya, Bank NTT menyatakan turut serta, sepenanggungan dalam derita yang dialami masyarakat,” ujar Alex Riwu Kaho selaku Direktur Utama PT Bank NTT.

Melalui keterangan tertulis yang disampaikan kepada VN Selasa (6/4), Riwu Kaho mengatakan, donasi ini untuk mempermudah masyarakat dalam berdonasi. Manajemen Bank NTT sudah menyediakan kanal atau nomor rekening khusus. Adapun Nomor Rekening yang disiapkan Bank NTT yakni pada Kantor Cabang Khusus dengan nomor rekening: 1000742078 atas nama BANK NTT PEDULI.

Rekening ini dibuka sejak tanggal 5 April dan ditutup pada waktu yang akan ditentukan kemudian. Manajemen Bank NTT berharap agar rekening ini disosialisasikan kepada masyarakat umum sehingga siapapun dipersilahkan memanfaatkan momentum ini untuk menyatakan kepeduliannya terhadap mereka yang terkena bencana.

“Terutama kepada mitra media, diharapkan agar mempublikasikannya sehingga dapat mempermudah masyarakat dalam berdonasi,” jelasnya.

Sementara itu, BMKG memprediksi terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah termasuk Provinsi NTT.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung paling tidak hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia bersamaan dengan fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang dapat berkontribusi pada peningkatan awan hujan. (Yan/ol)