BANK NTT-Politani Kerja Sama CO Branding Kartu ATM

berbagi di:

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Hary Alexander Riwu Kaho (tengah) bersama Direktur Politani Kupang Thomas Lapenangga menunjukkan berkas perjanjian kerja sama setelah penandatanganan di Kampus Politani Kupang, Senin (10/2). Foto: Nahor Fatbanu/VN

 

 
Rafael L. Pura

Bank NTT dan Politeknik Pertanian (Politani) Kupang menandatangi perjanjian kerja sama terkait CO Branding Kartu ATM/Debit sekaligus Kartu Mahasiswa, di Aula Politani Kupang, Senin (10/2).

Denga ditekennya kerja sama ini, maka seluruh mahasiswa Politani akan memiliki kartu mahasiswa sekaligus bisa difungsikan sebagai kartu ATM Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, kerja sama tersebut untuk memudahkan para mahasiswa dalam melakukan transaksi keuangan di Bank NTT.

“Kartu ATM ini berlogo Politeknik dan diterbitkan oleh Bank NTT, manfaatnya bisa sebagai kartu mahasiswa sekaligus bisa digunakan untuk bertransaksi di ATM Bank NTT seluruh Indonesia,” jelasnya.

Ke depan Bank NTT akan mengembangkan kerja sama lebih jauh, tidak hanya sebatas transaksi keuangan, namun juga soal pemberdayaan mahasiswa.

Lulusan dari Politani, kata dia, diharapkan bisa mandiri. Mandiri secara usaha maupun masa depan. Untuk mewujudkan itu, butuh sinergisitas antara Bank NTT dan Politani.

Menyadari berbagai potensi lulusan Politani yang mau mandiri dalam membuka usaha pertanian modern dan profesional, kata Riwu Kaho, maka butuh sumber daya lainnya untuk mendukung usaha ini.

“Dan sebagai Bank Pembangunan Daerah, tentunya siap bekerja sama dengan para lulusan Politani agar mereka bisa mandiri. Dukungan kami, soal pendanaan, agar bisa bekerja sebagai petani yang profesional dan modern. Artinya, kalau dia butuh modal kerja, kami siap,” sebutnya.

Direktur Politani Kupang, Thomas Lapenangga merasa bersyukur karena telah menjalin kerja sama dengan Bank NTT. Kerja sama ini, diakuinya sangat memudahkan para mahasiswa yang rata-rata berasal dari pedesaan untuk bertransaksi.

Kerja sama itu juga, sebutnya, bisa mengakomodir visi besar kampus dalam menciptakan lulusan yang profesional di bidang pertanian.

Thomas mengatakan, para lulusan Politani sudah dibekali dengan ilmu dan keterampilan. Mereka nantinya diharapkan bisa mandiri di dunia usaha nantinya, namun selama ini, ketiadaan modal usaha menjadi hambatan sendiri. Dengan kerja sama ini, mereka nantinya bisa mendapatkan modal dalam memulai usaha mereka.

“Dengan kerja sama ini, akan menjadi pemicu menciptakan orang muda yang akan mulai bergerak dan melakukan kegiatan usaha di tempat mereka masing-masing. Saya patut mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini,” sebutnya. (mg-03/E-1)