Belum Ada Hasil Pemeriksaan Akhir Dugaan Korupsi Dishub

berbagi di:
foto-hal-06-metro-inspektorat-100419

Alex Jewarus Kepala Inspektorat

 
Putra Bali Mula

Inspektorat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur telah menyerahkan hasil pemeriksaan sementara terhadap empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) ke Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore . Penyerahan hasil pemeriksaan sementara itu sudah dilakukan seminggu yang lalu dalam bentuk laporan tertulis.

Kepala Inspektorat Kota Kupang Alex Jewaru, yang ditemui wartawan sekitar pukul 11.00 Wita di ruang kerjanya, Selasa (9/4), mengatakan pemeriksaan pun masih akan dilanjutkan karena hasil tersebut bukan merupakan hasil final. “Ya, laporan tertulis yang sifatnya sementara,” ujarnya.

Alex mengatakan dalam pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Kota Kupang sepenuhnya akan dipertanggungjawabkan langsung kepada Walikota.

“Memang laporan sementaranya sudah kita sampaikan ke Pak Wali. Untuk sementara memang masih ada data yang perlu cek. Jadi dalam hal ini, kita tidak menyembunyikan data, itu yang pertama. Yang kedua, Inspektorat itu unit yang sangat secret karena ini menyangkut nama orang,” tandasnya.

Ia menegaskan pemeriksaan akan terus dilakukan dengan menghimpun data-data yang diperlukan. Hasil itu artinya belum bisa dipastikan, karena memang dinamikanya masih banyak yang harus diperiksa. Inspektorat, sifatnya melakukan pemeriksaan, menghimpun data-data.

Alex mengakui pemeriksaan dilakukan terhadap ASN Dishub Kota Kupang. Inspektorat Kota Kupang akan menegaskan hasil temuan dari pemeriksaan yang dilakukan pihaknya kepada Wali Kota Jefri Riwu Kore, apabila sudah terkumpul data yang cukup.

“Untuk saya mengatakan ada indikasi korupsi, saya sudah bilang, belum ada klarifikasi kan? Saya tidak bisa menuduh orang langsung. Kami ini Thomas, harus lihat, buktikan data yang ada, lalu baru bisa katakan ya kalau benar. Tapi kalau tidak kami belum bisa mengatakan ini benar, ini salah, kan begitu,” kata Alex.

Sementara Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man membenarkan bahwa untuk pemeriksaan 2018 memang tidak terdapat masalah. Ia menyebut sementara ini Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore masih menunggu pemeriksaan 2019.

“Jadi kalau untuk kasus 2018 itu tidak ada persoalan. Jadi tunggu hasil untuk 2019. Nanti itu bisa ditanyakan ke Pak Wali langsung,” kata Hermanus Man.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mencopot empat ASN Dishub Kota Kupang karena diduga “bermain” dana pengelolaan parkir.

Sebelumnya, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengaku ada bukti-bukti indikasi korupsi yang mengakibatkan kerugian keuangan daerah. Salah satunya terkait dengan proses tender lokasi parkir, karcis bodong, dan setoran ke kas daerah yang tidak maksimal.

“Saya sudah ada bukti, karena meski indikasi saja kita tetap pecat. Dasar bukti itu dipakai untuk berhentikan semuanya, dan kalau tidak terima silakan tempuh jalur hukum. Cukup satu tahun kita berikan keluwesan. Mulai hari ini kita akan menindak tegas. Hari ini kita ganti Kadis, Seksi, kita ganti semuanya,” kata Wali Kota Jefri.

Empat ASN Dishub Kota Kupang yang diberhentikan dari jabatannya kala itu yakni Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Kupang Ignas R Lega, Kepala Bidang Manajemen David Puas, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Lukas Mata Ratu, dan Kepala Seksi Lalu Lintas Laut Djeter Lomi. (mg-06/R-2)