Agnes Mengharapkan Dukungan Masyarakat NTT

berbagi di:
img-20210329-wa0014_compress11

 

Feronica Agnes Soi Mali Cofitalan
Atlet Taekwondo NTT

 
SATU-satunya atlet Taekwondo NTT yang akan berlaga di PON XX Papua medatang adalah Feronica Agnes Soi Mali Cofitalan. Ia menyadari keberhasilannya nanti tidak akan tercapai kalau tanpa dukungan dan doa dari masyarakat NTT.

“Selain keluarga, pelatih, saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat NTT untuk nanti di PON dan semoga saya memberikan yang terbaik untuk NTT,” tandas atlet taekwondo yang biasa disapa Agnes ini.

Putri pasangan Adriano Cofitalan dan Setelinda Soi Mali ini merasa, semua keberhasilan yang selama ini telah ia torehkan untuk mengharumkan nama NTT, seperti Juara I Popda 2018, Juara I Open Border Champions 2019, dan Juara II Pra PON 2019, berkat dukungan dari palatih, keluarga dan juga masyarakat NTT.

“Selain usaha dan kerja keras saya dalam berlatih, saya merasakan ada dukungan orang lain. Semuanya saya bisa capai berkat dukungan orang lain. Ini saya rasakan benar,” tegas gadis yang bercita-cita menjadi anggota TNI itu.

Ia menuturkan, bergabung bersama Taekwondo, berkat dukungan dari kedua orangtua, ditempa oleh para pelatih. “Saya kenal Taekwondo sejak dari SD berkat dukungan orangtua dan keluarga. Saat itu juga hanya karena hobi jadi ingin untuk latihan-latihan saja. Akan tetapi, sejak 2018 berkat dorongan pelatih saya mulai berpikir prestasi. Dan sampai saat ini saya bisa lolos PON,” ujar atlet sabuk Hijau di Taekwondo itu.

img-20210329-wa0015_compress80

Banyak yang bertanya, kata dia, kenapa memilih olahraga yang keras seperti Taekwondo itu, padahal olahraga itu keras untuk, lagi-lagi wanita tamatan SMA itu menuturkan berkat dukungan keluarga dan pelatih. “Karena fisik dan postur tubuh saya juga mendukung jadi saya pilih olahraga ini. Apalagi orangtua dan keluarga terdekat sangat memberikan saya motivasi atau dukungan,” tandasnya.

Saat ini, ia merasa bangga karena bisa mengharumkan nama NTT lewat Taekwondo. “Saya merasa bangga dan bisa terpilih mewakili NTT di ajang-ajang Nasional. Tanpa Taekwondo pasti saya tidak seperti saat ini,” ujar atlet yang menargetkan medali emas di PON XX Papua mendatang.

Kepada para juniornya ia berpesan agar terus berlatih, disiplin serta tekun berdoa. Selain itu jangan lupa mendengarkan arahan para pelatih.

“Seorang atlet tidak bisa meraih prestasi dengan uang di sakunya. Dia harus berlatih dengan harapan di hati dan mimpi di kepalanya. Jangan lupa bahwa dari sekian banyak yang mencibir dirimu, ada palatih, orangtua, dan juga sejumlah masyarakat yang secara diam-diam mendoakanmu,” pungkas Agnes saat berbincang dengan VN. (Paskal Seran/Yan/ol)