Bisnis Jagung Bakar, Modal Kecil Untung Besar

berbagi di:
img-20201010-wa0010

 

 

Sinta Tapobali

 

BISNIS jagung bakar merupakan salah satu jenis ide bisnis kuliner kreatif yang cukup menjanjikan bagi anda yang hanya memiliki modal kecil tetapi ingin mendapatkan penghasilan besar.

Bahkan usaha ini sangat cocok dikerjakan oleh mahasiswa atau anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan.

Kelebihan bisnis jagung bakar selain mudah dibuat juga merupakan salah satu makanan ringan paling digemari di kalangan masyarakat saat ini, khususnya muda mudi di Kota Kupang.

Rasanya yang khas, gurih dan enak merupakan alasan kenapa jagung bakar sangat diminati sebagai cemilan terutama di malam hari apalagi saat musim mendung atau hujan. Bisnis kuliner inipun dimanfaatkan oleh Andi sapaan akrab pedagang asal dari NTB yang kini berdomisili di Kupang.
Sudah hampir 9 bulan lebih, Andi yang tinggal di Kupang sejak beberapa tahun yang lalu ini berbisnis jualan jagung bakar. Baginya meski bisnis ini terlihat sederhana namun keuntungan yang diperoleh dari bisnis ini cukup menjanjikan karena kuliner yang satu ini begitu diminati oleh masyarakat khususnya kaum muda Kota Kupang. Andi menjual jagung bakar di sore hingga malam hari, di pagi hingga siang harinya ia menjual es kelapa di samping Korem 161 Wira Sakti Kupang.

Biasanya ia mulai menjalankan bisnis ini sejak pukul 18.00 hingga pukul 21.00 Wita, di depan Dinas Perindustrian Provinsi NTT. Satu buah atau satu tongkol jagung bakar maupun rebus ia jual dengan harga Rp6 ribu, tentunya dengan harga semurah ini mengundang minat masyarakat untuk datang setiap sore mencicipi jagung bakar milik Andi.

Usaha yang terbilang sederhana ini mampu memberikan keuntungan bersih puluhan hingga ratusan ribu per harinya. Bisa dibayangkan dalam sebulan ia bisa mendapatkan berapa banyak keuntungan dari usaha sederhana ini.

“Saya lihat masyarakat Kota Kupang itu gemar sekali makan jagung, makanya saya berpikir selain buka usaha jual es kelapa di samping Korem situ, saya juga mau jual jagung bakar, sehingga saya pun setiap sore datang sini dan jual di tempat ini. Pagi sampe siang jual es kelapa na malam harinya saya jual jagung bakar,” jelasnya.

Olesan bumbu jagung bakarnya ini memiliki rasa yang khas dan unik sehingga membuat siapa saja yang mencoba ingin mencoba lagi di lain waktu. Seperti halnya Intan, salah satu warga Naikoten sangat rutin makan jagung bakar Andi.

Menurutnya, olesan mentega yang disediakan memiliki cita rasa tersendiri yang begitu nikmat. Justru karena olesan mentega inilah yang kerap membuat ia sering datang ke tempat jualan jagung bakar milik Andi

“Soal rasa jagung tentu semua sama, tapi yang beda itu olesan menteganya, sangat enak. Ada varian pedis manis dan manis, kita bebas mau pilih yang mana,” ungkapnya.

Soal harga pun sangat terjangkau, hanya Rp6 ribu rupiah per tongkol, beda dengan jagung bakar lain yang harganya mencapai Rp10 ribu tapi tidak memiliki cita rasa yang beda.

“Kalau ini beda kaka, murah dan enak sekali dimakan,” katanya ketika diwawancarai VN, semalam. (Yan/ol)