BLK NTT Sumbang 300 Nasi Kotak Setiap Hari

berbagi di:
screenshot_2020-05-26-23-31-26-96

 

 

 

Rafael L. Pura

Dinas Koperasi dan Nakertrans (Kopnaker) NTT melalui Balai Latihan Kerja (BLK) NTT menyumbang 300 paket nasi setiap hari kepada masyarakat terdampak Covid-19, panti asuhan maupun tenaga medis di Kota Kupang.

Upaya ini wujud kepedulian BLK dalam penanganan Covid-19.

Program yang diberi nama tanggap Covid-19 ini dibiayai dari APBN.

Dalam pelaksaaanya, BLK memberdayakan 70 tenaga kerja yang selama ini menjalani pelatihan di BLK. Mereka bekerja bergantian. Satu shift berjumlah 16 orang yang akan bekerja selama 10 hari. Satu hari mereka bisa menghasilkan 300 nasi kotak.

“Nasi kotak itu, kemudian kami bagikan kepada masyarakat, baik tukang ojek, para pemulung, gereja dan warga terdampak Vovid-19 lainnya. Kami juga membrikan ke rumah sakit untuk tenaga medis, dan panti asuhan di kota Kupang,” kata Kasubag Tata Usaha BLK, Mariana Yasinta Melo, usai memberikan nasi kotak kepada panti asuha Rosa Mutika di Liliba, Selasa, (26/5).

Bantuan puluhan nasi kotak itu diterima langsung Kepala Panti Asuhan Suster Angela Asuta didampingi Ketua Komisi II DPRD NTT Kasimirus Kolo. Dalam setiap penyerahan, BLK selalu didampingi Anggota Komisi II. Ketelibatan itu sebagai bentuk dukungan kepada BLK.

Anggota DPRD, kata Yasinta, memberikan dukungan penuh. Beberapa waktu lalu, mereka mendapatkan kunjungan dari Wakil Ketua DPRD NTT, Crish Mboik beserta Ketua Komisi II dan sejumlah anggota komisi.

Yasinta mengatakan, fokus perekrutan tenaga kerja untuk program ini lebih fokus ke para pekerja yang di-PHK. BLK berencana merekrut tenaga kerja lagi untuk dilatih. Rekturan baru itu, nantinya akan fokus ke penjahitan masker.

“Masker ini nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarajat. Sejauh ini, BLK telah menyumbang 430 masker ke gugus tugas provinsi,” ujarnya.

Kepala Panti Asuhan Rosa Mustika, Angela Asuta menyampaikan terima kasih atas bantuan dari BLK. Bantuan itu sangat berguna.

Ia menjelaskan, ada 14 anak yatim piatu yang diasuh di Panti Asuhan Rosa Mustika. Mereka berasal dari berbagai kabupaten di NTT. Di panti asuhan, mereka dididik dan disekolahkan. Mereka akan dikembalikan ke keluarga usai menyelesaikan pendidikan.

“Mereka semua sekolah di Rosa Mustika. Anak-anak kami bisa sekolah secara gratis. Tapi, untuk makan minum kami usahkan sendiri, sehingga saya mengarahakan mereka untuk menanam sayur-sayuran dengan memanfaatkan lahan lapang di sekitaran panti. Beras pun kami usaha sendiri, sehingga sumbangan ini sangat membntu kami,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD NTT, Kasimirus Kolo mengapresiasi upaya BLK dalam menyumbang ratusuan paket nasi kotak setiap harinya kepada masyrakat terdampak Covid-19.

“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan ini, meski dalam keterbatasan mereka tetap bergerak. Dalam pemantauan kami ke BLK, ternyata ada banyak progran yang ditunda, namun mereka tetap fokus pada program bantaun yang sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak ini,” kata Kolo. (bev/ol)