BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi dan Kecepatan Angin

berbagi di:
img-20210305-wa0030

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto:CNN Indonesia.

 

 

 
Putra Bali Mula

 

 

Badan Meteorologi Klimatologi yang dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan peringatan gelombang tinggi hingga 7 Maret mendatang.

Peringatan yang diterima VN, Jumat (5/3) berlaku mulai tanggal 5 Maret 2021 pukul 08.00 Wita sampai dengan 7 Maret 2021 pukul 08.00 Wita.

Tinggi gelombang 1.25 hingga 2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Sape Bagian Selatan, Selat Sumba Bagian Bara, Laut Sawu Bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Sumba – Sabu, Perairan Selatan Kupang – Rote, Samudera Hindia Selatan Kupang – Rote.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Moh. Syaeful Hadi.

Untuk perahu nelayan dipengaruhi kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m. Kapal tongkang dipengaruhi kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m. Kapal Ferry dipengaruhi kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m. Kapal ukuran besar seperti kapal Kargo/kapal Pesiar dipengaruhi kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.

Untuk pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Barat ke Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Selatan Kalimantan, Laut Jawa Bagian Timur, Laut Flores bagian Utatra, Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut. (Yan/ol)