BOP-LBF Diminta Perhatikan Jalan Menuju Destinasi Wisata

berbagi di:
img-20201215-wa0010

 

Pelaku pariwisata saat diskusi terbatas Rencana Strategis Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo.

 

 

 

Gerasimos Satria

 

 

BADAN Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) diminta untuk serius memperhatikan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata di seluruh daerah di Pulau Flores,Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Pelaksana DPC Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Manggarai Raya,Donatus Matur dalam acara diskusi terbatas Rencana Strategis Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo, Selasa (15/12).

Matur mengatakan, infrastruktur jalan menuju destinasi wisata di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten lainnya di Flores sangat memperihatinkan. Sehingga menyulitkan agen biro perjalanan wisata untuk menjual destinasi wisata di Pulau Flores.

Dia meminta BOP-LBF serius memperhatikan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata. Hal itu bertujuan agar wisatawan dapat mengunjungi destinasi wisata yang ada di desa.

Matur juga memberi masukan kepada BOP-LBF untuk memperhatikan dengan serius desa wisata. Pasalnya, hingga saat ini puluhan desa wisata di Manggarai Barat belum menguntungkan masyarakat di desa. Pengelolaan destinasi wisata dan penampilan atraksi buaya di Desa Wisata hanya menguntungkan sebagian kelompok masyarakat tertentu saja.

“Saya meminta BOP-LBF untuk tata dengan baik desa wisata. Desa wisata belum menguntungkan masyarakat di Desa dan hanya menguntungkan sekolompok orang,” tegas Matur.

Sementara itu,Sekertaris Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Andrika mendorong BOP-LBF untuk menyediakan dermaga untuk parkir kapal-kapal wisata di Labuan Bajo. Pasalnya selama ini, pemilik kapal wisata kesulitan memarkir kapal wisata di Labuan Bajo.

Dia menilai, selama ini Pemerintah belum serius mengurus dermaga untuk kapal wisata. Kadang disaat tertentu, petugas pelabuhan Pelni Labuan Bajo mengusir pihak kapal wisata untuk tidak memarkir kapal wisata di Pelabuhan Pelni.

“Kami menilai pemerintah belum serius menata dernaga untuk kapal wisata di Labuan Bajo.Kami meminta BOPLBF untuk menyiapkan dermaga khusus di Labuan Bajo untuk parkir kapal wisata,”harap Andrika. (Yan/ol)