BP Jamsostek Gandeng Penyanyi Lawas NTT John Seme, Perluas Cakupan Kepesertaan

berbagi di:
img-20200207-wa0039

 

 

 

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) cabang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan. Mengingat hingga Januari 2020, cakupan kepesertaan BP Jamsostek di provinsi kepulauan tersebut hanya mencapai (6%) enam persen.

Demikian disampaikan Armada Kaban, Kepala BP Jamsostek Cabang Nusa Tenggara Timur, Kamis (6/2).

Agen Penggerak Jaminan sosial Indonesia (Perisai) merupakan sistem keagenan yang berupaya untuk memperluas cakupan kepesertaan dan pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pekerja formal Penerima Upah (PU).

Tugas agen Perisai di antaranya melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan, melaksanakan kegiatan akuisisi peserta, melakukan kegiatan pengelolaan data kepesertaan, menyerahkan tanda bukti pembayaran iuran kepada peserta binaannya, dan menginformasikan tanda bukti kepesertaan kepada peserta.

John Seme, pelantun lagu Duka di Puku Afu, musisi nasional putra daerah NTT telah bergabung menjadi agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, BP Jamsostek sudah lama dinantikan oleh masyarakat NTT. BP Jamsostek memberikan santunan Rp 42 juta kepada ahli waris dari tenaga kerja yang meninggal dunia. Bahkan BP Jamsostek memberikan perlindungan tanpa batas sesuai kebutuhan bagi tenaga kerja yang menggalami kecelakaan kerja.

“Misalnya kecelakaan di Lalendo, Desa Bolok 6 Februari 2020 kemarin, seharusnya diberikan santunan minimal Rp 96 juta kepada ahli waris yang sudah terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek. Janganlah kita masyarakat NTT mewariskan kemiskinan bagi kelurga yang ditinggalkan,” ungkapnya. (Jamsostek)