BP Jamsostek NTT Gelar Webinar Bagi PMI NTT

berbagi di:
img-20200625-wa0079

 

 

 

 

 

BP Jamsostek berikan perlindungan kepada Satgas Covid-19 Palang Merah Indonesia (PMI) Nusa Tenggara Timur.

Ketua PMI Provinsi NTT Guido Fulbertus mengapresiasi upaya BP Jamsostek NTT yang telah memberikan penjelasan manfaat program Jamsostek kepada relawan Covid-19 PMI NTT.

Webinar sosialisasi ini kami lakukan secara live kepada PMI di 22 kabupaten dan kota se-Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan adalah upaya kami bersama BP Jamsostek NTT untuk memberikan pemahaman kepada seluruh relawan satgas Covid-19 PMI tentang pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

I Putu Satra Atmaja, Sekretaris PMI NTT menyampaikan hal yang sama. Kami berterima kasih kepada BP Jamsostek NTT yang telah melindungi relawan yang tergabung dalam satgas Covid-19 PMI Provinsi NTT.

Sosialisasi webinar manfaat program dikupas tuntas oleh Wanda Setiawan, Bidang Kepesertaan BP Jamsostek NTT. Program Jaminan Kecelakan Kerja yang biasa disebut JKK memberikan perlindungan atas risiko-risiko kecelakaan yang terjadi pada setiap tenaga kerja.

Risiko kecelakaan yang dimaksud, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan pergi, pulang dan ditempat kerja serta perjalanan dinas, serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Manfaat perawatan dan pengobatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis yang diberikan berupa penanganan, termasuk komoditas dan komplikasi yang berhubungan dengan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja antara lain pemeriksaan dasar dan penunjang, perawatan tingkat pertama dan lanjutan, rawat inap dengan kelas ruang perawatan yang setara dengan kelas I rumah sakit pemerintah, perawatan intensif (HCU, ICCU, ICU); penunjang diagnostic, pengobatan dengan obat generik (diutamakan) dan/atau obat bermerk (paten), alat kesehatan dan implant, jasa dokter/medis, operasi, transfusi darah (pelayanan darah), dan rehabilitasi medis.

Selain itu, tenaga kerja akan mendapatkan santunan uang berupa seperti penggantian biaya pengangkutan peserta yang mengalami kecelakaan kerja/penyakit akibat kerja, ke rumah sakit dan/atau kerumahnya, termasuk biaya pertolongan pertama pada kecelakaan, untuk angkutan darat/sungai/danau diganti maksimal Rp5.000.000, angkutan laut diganti maksimal Rp 2.000.000 dan angkutan udara diganti maksimal Rp10.000.000.

Selama tenaga kerja tidak mampu bekerja diberikan santunan STMB (sementara tidak mampu bekerja).

Satuan ini akan diberikan kepada tenaga kerja sebagai pengganti upah yang diberikan selama tidak mampu bekerja sampai tenaga kerja sembuh atau cacat sebagian anatomis atau cacat sebagian fungsi atau cacat total tetap atau meninggal dunia berdasarkan surat keterangan dokter yang merawat dan/atau dokter penasehat. Santunan STMB diberikan 100% untuk 12 bulan pertama dan bulan ketiga dan seterusnya sebesar 50% dari upah.

Masih banyak lagi santunan dalam program JKK. Dalam hal kecelakaan kerja bisa menyebabkan cacat fungsi atapun cacat anatomis. Santunan cacat akan dibayarkan sesuai jenis dan besar persentase kecacatan yang dinyatakan oleh dokter yang merawat atau dokter penasehat yang ditunjuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI setelah peserta selesai menjalani perawatan dan pengobatan. Tabel kecacatan diatur dalam Lampiran III Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Santunan kematian bukan karena kecelakaan Kerja.

Webinar sosialisasi ditutup oleh Armada Kaban, Kepala BP Jamsostek NTT.

Armada menuturkan setiap pekerjaan memiliki risiko, kita tidak dapat menghilangkan risiko, yang bisa kita lakukan hanyalah mengelola risiko. Salah satu cara mengelola risiko adalah terdaftar dalam program BP Jamsostek.

Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pekerja di Provinsi NTT yang terdaftar dalam program BP Jamsostek, termasuk relawan dan karyawan PMI Provinsi NTT yang telah bergabung menjadi peserta BP Jamsostek.

Ia mengimbau seluruh masyarakat pekerja menlindungi dirinya dan keluarganya dari risiko kerja melalui program BP Jamsostek. (bev/ol)