BP Jamsostek NTT Serahkan 6.000 Masker Kepada Pemprov dan Peserta Jamsostek

berbagi di:
img-20200527-wa0025

 

 

 

 

BP Jamsostek mendukung kebijakan Pemprov NTT untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dengan menyerahkan bantuan 5.000 masker kepada Pemprov NTT dan 1.000 masker kepada peserta BP Jamsostek.

“Masker ini akan didistribusikan sesuai keperluan, sehingga dapat mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelas Armada Kaban, Kepala BP Jamsostek NTT kepada wartawan, Selasa (26/5).

Bantuan masker diterima Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dominikus Minggu Mere selaku Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hadir pula Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Provinsi NTT Sylvia Peku Djawang dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi NTT Doris Rihi.

Kabid Pelayanan BP Jamsostek NTT  Syamsul Anas mengatakan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. BP Jamsostek masih melayani secara offline dengan menggunakan dropbox untuk semua jenis klaim, tapi demi keselamatan dan kesehatan peserta, pihaknya juga mengoptimalkan layanan antrian online dengan fitur Lapak Asik. Melalui fitur ini, peserta dapat mengajukan klaim secara online pada kantor cabang yang dikehendaki melalui aplikasi BPJSTKU dan link antrian bpjsketenagakerjaan.go.id.

Pelayanan di Kantor BP Jamsostek juga dibuka hari Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 – 17.00 Wita. Pelayanan BP Jamsostek dapat diakses di Kantor Cabang di Kota Kupang, Kota Maumere, Kota Labuan Bajo, Kota Waingapu, Kota Ende, dan Kota Belu.

Semua peserta yang mendatangi Kantor Cabang BPJAMSOSTEK akan selalu diukur suhu tubuhnya dan diwajibkan menjaga higienitas diri sebagai upaya mengurangi penyebaran Covid-19.

Informasi lebih lanjut terkait pelayanan BPJAMSOSTEK atau terkait Protokol Lapak Asik, peserta dapat menghubungi Layanan Masyarakat 175, atau melalui situs resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan akun resmi BPJAMSOSTEK di Facebook BPJS Ketenagakerjaan atau Twitter @bpjstkinfo.

“Hal terpenting saat ini, kami mohon pengertian seluruh peserta yang mengakses layanan kami, untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam mencegah meluasnya Covid-19 untuk kebaikan bersama,” jelas Syamsul.

Ia menambahkan, sejak Januari sampai saat ini, BP Jamsostek NTT telah membayarakan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 2.167 kasus dengan nilai nominal klaim sebesar Rp 23,30 miliar. Sedangkan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) ada 76 kasus dengan pembayaran klaim sebesar Rp 1,01 miliar. Jaminan Kematian (JK) untuk 35 kasus dengan nominal Rp 1,20 miliar, dan Jaminan Pensiun (JP) 268 kasus dengan nominal Rp 290,41 juta. (bev/ol)