BPBD TTU Sebut Bencana Puting Beliung Porak-porandakan Rumah Warga di Sejumlah Desa

berbagi di:
img-20201130-wa0025

Yosefina Lake
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU

 

 

 
Gusty Amsikan

 

 
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU menyebut dalam pekan ini terjadi bencana angin puting beliung di sejumlah desa di wilayah tersebut. Bencana angin puting beliung menyebabkan kerusakan kategori ringan hingga berat. Selain angin puting beliung, terjadi pula bencana kebakaran. BPBD TTU akan segera menyalurkan bantuan berupa seng, beras, dan peralatan dapur bagi masyarakat terdampak bencana.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU, Yosefina Lake, kepada media ini, Senin (30/11) di Kefamenanu.

Yosefina mengatakan dalam pekan ini telah terjadi bencana puting beliung di tiga desa di Kecamatan Musi. Ketiga desa tersebut di antaranya Desa Batnes dengan lima kepala keluarga terdampak bencana, Desa Oetulu dengan satu kepala keluarga terdampak bencana, dan Desa Oeolo dengan satu kepala keluarga terdampak bencana. Bencana angin puting beliung juga terjadi di Inggureo, Desa Tualene dan menyebabkan empat buah rumah warga mengalami kerusakan. Bencana angin puting beliung tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga dari kategori ringan hingga berat.

Menurut Yosefina, bencana angin puitng beliung dalam beberapa pekan terakhir ini sangat memprihatinkan. Namun, pihaknya hanya menerima laporan kejadian dari beberapa desa. Untuk itu, penyaluran bantuan juga nantinya akan dilakukan dengan lebih memprioritaskan desa-desa yang telah melaporkan kejadian bencana.

“Minggu ini, ada angin puting beliung di tiga desa di Kecamatan Musi di antaranya Batnes, Oetulu, dan Oeolo.Tingkat kerusakan ada yang berat, sedang, dan ringan. Ada yang benar-benar mengalami kerusakan parah. Di Desa Batnes, angin puting beliung kembali menimpa orang yang sama. Tahun lalu kena bencana, tahun ini juga kena. Saya akan laporakan kasus ini kepada Bupati untuk dipertimbangkan bagaimana jalan keluarnya. Kalau bisa warga yang bersangkutan¬† bisa direlokasi.¬† Kualitas bangunan warga juga harus diperhatikan,”jelasnya.

Ia menambahkan, selain angin puting beliung, bencana kebakaran juga terjadi di Kiupukan Kecamatan Insana. Sebanyak tiga buah rumah milik satu keluarga hangus terbakar. Pihaknya akan segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Meskipin demikian, hingga kini pihaknya belum bisa menghitung berapa banyak kejadian bencana alam yang terjadi lantaran kejadian di sejumlah desa belum sempat terekap.

“Untuk sementara kita belum bisa menghitung berapa banyak kejadian yang terjadi karena ada desa lain yang tidak sempat terekap. Terkait kejadian ini, kami akan salurkan sedikit bantuan, termasuk mereka yang sudah melapor. Kami mendahulukan mereka yang sudah sampaikan laporan. Karena dasar pemberian bantuan adalah adanya laporan. Bantuan yang kami berikan seng, beras, dan peralatan dapur,”pungkasnya. (Yan/ol)