BPJAMSOSTEK NTT bersama Kejaksaan Negeri Manggarai dan Manggarai Barat Dorong Pemenuhan Hak-hak Pekerja

berbagi di:
img-20200904-wa0015

 

 

 

MEMORANDUM of Understanding (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perwakilan Manggarai Barat Labuan Bajo dengan Kejaksaan Negeri Manggarai, Labuan Baj,o Kamis(3/9).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Yoni Pristiawan dan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Bapak Iqbal beserta Kepala BPJAMSOSTEK NTT Armada Kaban yang didampingi oleh Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Perwakilan Manggarai Barat Labuan Bajo Ardi Nugraha Harahap yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Jalan Frans Sales Lega, Labuan Bajo, Komodo, West Manggarai Regency,Nusa Tenggara Timur.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai, Yoni Pristiawan dalam sambutannya, mengatakan MoU ini merupakan wujudnyata dukungan pemerintah dalam pelaksanaan program BPJAMSOSTEK dan wujud tindak lanjut dari dukungan Pemerintah Daerah terhadap diberlakukannya Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional mengatur penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional yang meliputi jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan pensiun, jaminan hari tua, dan jaminan kematian bagi seluruh penduduk melalui iuran wajib pekerja dan Undang-Undang No. 24 Tahun  2011 Bagi Anda yang pernah menjadi peserta dari JAMSOSTEK (JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA), kepesertaan Anda akan dialihkan ke BPJS,” Ungkapnya.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barar mengaatakan negara hadir dalam mewujudkan kesejahteraan melalui penyelenggaraan Jaminan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Demikian pula pemerintah Manggarai yang memiliki tanggungjawab dan peran penting untuk memastikan pelaksanaan program BPJAMSOSTEK dapat berjalan dengan baik, sehingga kesejahteraan tenaga kerja baik formal maupun non-formal bisa terus meningkat.

 

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPJAMSOSTEK NTT Armada Kaban mengatakan Penandatanganan MoU dengan Kejaksaan Negeri Manggarai untuk menunjang masalah kepatuhan terhadap pelaksanaan program Jaminan Sosial di lingkup Manggarai. “Konten yang berisi tentang penegakkan kepatuhan terhadap para pelaku usaha yang seharusnya berkewajiban untuk melindungi para pekerja mereka sebagai tenaga kerja dalam perusahaan mereka, tetapi mereka tidak melaksanakannya,” Ungkapnya.

 

Cakupannya bagaimana para pemberi kerja melaksanakan kewajiban mereka untuk melindungi pekerja yang ada dalam lingkup usaha mereka, para pekerja harus terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek agar ke depannya apabila terjadi risiko pada para pekerja tersebut maka ada manfaat yang diterima dan ada perlindungan selaku penyelenggara.

 

Lebih lanjutnya Armada Kaban menyampaikan agar semua pekerja negara mendapatkan perlindungan serta manfaat yang diberikan oleh BPJAMSOSTEK. (*/ol)