Bupati Paulina Launching GISA di Kabupaten Rote Ndao

berbagi di:
img-20200914-wa0054

 

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menekan tombol ‘enter’ pada keyboard untuk meluncurkan Aplikasi Administrasi Kependudukan (Adminduk), saat Launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) tingkat Kabupaten Rote Ndao, di halaman upacara kantor Kecamatan Rote Selatan, Senin (14/9). Foto: Frangky Johannis/vn.

 

 

 

 

Frangky Johannis

 
BUPATI Rote Ndao Paulina Haning-Bullu melakukan launching (pencanangan) Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) tingkat Kabupaten Rote Ndao, di halaman upacara kantor Kecamatan Rote Selatan, Senin (14/9).

Saat launching GISA untuk empat kecamatan pilot project, yakni Kecamatan Rote Selatan, Rote Barat, Rote Timur, dan Landu Leko tersebut, Bupati Paulina didamping Wakil Bupati Stefanus M Saek, Forkopimda, Sekda Jonas M Selly, para Asisten Sekda, serta sejumlah pimpinan OPD.

Launching GISA di kabupaten terselatan NKRI tersebut ditandai pemukulan tambur dan penekanan tombol ‘enter’ pada keyboard untuk meluncurkan Aplikasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) oleh Bupati Paulina.

Dalam sambutannya, Bupati Paulina meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk dapat memenuhi target 100 persen perekaman KTP-E karena masih tersisa 14.367 dari 100.637 penduduk yang belum memiliki KTP-E di Rote Ndao, juga masih terdapat 22.210 anak yang belum memiliki akta kelahiran dari total 53.567 anak usia 0-18 tahun.

Dinas Dukcapil, kata Bupati, harus tetap melaksanakan pelayanan keliling dari desa ke desa, bahkan ke pulau-pulau yang berpenghuni, guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang terkendala dalam mengases pusat-pusat layanan.

Keberhasilan program ini, kata Bupati Paulina, juga ditentukan kerja sama lintas sektor. Perlu kerja sama Dukcapil dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan juga memfasilitasi masyarakat untuk membuat akta kelahiran saat bayi dilahirkan, dan Dinas PKO bantu anak didik yang sudah berusia 17 tahun mendapatkan KTP-E.
.
“Dukcapil harus bekerja keras untuk mencapai target seratus persen. Saya berharap tahun ini Dukcapil harus berkantor di empat kecamatan yang menjadi pilot project ini, sehingga seluruh warga mendapat dokumen kependudukan. Setelah itu baru meningkatkan cakupan pelayanan di enam kecamatan lainnya,” katanya.

Bupati Paulina juga meminta warga dalam hal ini kepala keluarga bertanggung jawab mengurus dokumen kependudukan keluarga masing-masing.
Upaya Maksimal
Menanggapi permintaan yang disampaikan Bupati tersebut, Kadis Dukcapil Kabupaten Rote Ndao Petson Soleman Hangge mengatakan akan berupaya maksimal menjadikan Rote Ndao sebagai kabupaten yang 100 melaksanaka GISA.

Menurutnya, secara teknis upaya yang tengah dilakukan sebagai perpanjangan tangan dari Bupati adalah langsung menjemput bola, seperti yang dilakukan di Kecamatan Rote Selatan ini, ditargetkan dalam seminggu selesai. Karena selain melakukan pelayanan di kantor kecamatan, petugas juga turun langsung ke desa, apabila ada permintaan dari desa untuk memperoleh pelayanan dokumen kependudukan.

Ketika ditanya terkait kendala yang mungki dihadapi Dukcapil, Petson Hangge memastikan tidak ada kendala internal karena fasilitas yang siapkan sudah memadai, baik itu sarana dan prasarananya.

“Kami pastikan tidak ada kendala internal. Kendala yang mungkin kami alami adalah di lapangan, dimana sedang dilakukan pemadaman listrik untuk pembersihan jaringan PLN,” tutup Petson.

Pantauan VN, usai kegiatan launching, Dukcapil langsung melakukan pelayanan kepada dokumen kependudukan kepada masyarakat. Sejumlah masyarakat yang kebayakan dari Kecamatan Rote Selatan, sudah lebih dahulu dilayani menggunakan Adminduk melalui program GISA. (Yan/ol)