Bupati Resmikan RLH Desa Sanggaoen

berbagi di:
rote ndao

 

 

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyerahkan kunci rumah kepada Orin Benu dan istri, warga RT 11/RW 05, Dusun Ne’e Mok, sebagai tanda peresmian dan penyerahan 17 RLH Desa Sanggaoen, Selasa (11/8).Foto:FRANGKY JOHANNIS/VN.

 

 

FRANGKY JOHANNIS

BUPATI Rote Ndao Paulina Haning-Bullu bersama Wakil Bupati Stefanus M Saek, Selasa (11/8), meresmikan sekaligus menyerahkan secara simbolis Rumah Layak Huni (RLH) yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020, di Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain.

Bupati Paulina dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Desa Sanggaoen, serta Pemerintah Kecamatan Lobalain atas pelaksanaan kegiatan pembangunan RLH bagi masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

Menurutnya, selama dirinya dan wakil bupati memimpin Rote Ndao sejak 9 Februari 2019 lalu, baru kali ini ada kegiatan peresmian dan penyerahan RLH.

“Apa yang dilakukan ini sangat luar biasa dan baru pertama kali dilakukan. Saya berterima kasih kepada Kepala Desa Sanggaoen dan Camat Kecamatan Lobalain, para tukang/buruh yang sudah bekerja keras untuk ini,” katanya.

Dikatakan Bupati Paulina, apa yang dilakukan pemerintah desa dan kecamatan ini adalah bentuk dukungan bagi Pemkab Rote Ndao, dalam hal ini mendukung Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Paket Lentera jilid III yang disampaikan dalam kampanye lalu, yakni Rumah Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) yang dalam perkembangannya sekarang sudah menjadi program nasional Rumah Layak Huni (RLH).

Dikatakan Bupati Paulina, sebenarnya mungkin pembangunan RLH bisa lebih, namun karena sejumlah anggaran harus direfocusing untuk penanganan Covid-19, realisasi pembangunan RLH tahun ini pada 15 desa dan 3 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Lobalain hanya 220 unit, yakni 190 dari Dana Desa dan 30 unit dari dana di kelurahan.

“Tahun ini memang sedikit saja karena pandemi Covid-19, sehingga ada kebijakan nasional untuk melakukan rasionalisasi anggaran termasuk di Rote Ndao. Diharapkan Covid-19 segera berlaku, sehingga tahun-tahun mendatang pemerintah akan membangun lebih banyak lagi RLH,” kata Bupati Paulina.

Kepala Desa Sanggaoen Matheos Bailao yang dikonfirmasi VN, sebelum acara tersebut menjalaskan, RLH bagi warga kurang mampu di desa tersebut sudah dimulai sejak tahun 2019 sebanyak 10 unit. Pada tahun 2020 ini dilaksanakan kegiatan pembangunan RLH sebanyak 17 unit, dimana delapan unit merupakan pembangunan rumah baru, sementara sembilan unit lainnya adalah rehab rumah tidak layak huni milik warga di delapan dusun di wilayah tersebut.

Menurutnya, total Dana desa yang digunakan untuk 17 unit RLH tersebut sebesar Rp 397.391.400. Untuk pembangunan rumah baru dialokasikan Rp 34.000.000 per unit, sisanya merupakan swadaya penerima manfaat.

Sementara untuk rehabilitasi dialokasikan paling tinggi Rp20.000.000. Harga satuan yang ditetapkan merupakan hasil survei dari setiap dusun oleh perangkat, kemudian dilakukan musyawarah dengan masyarakat dusun ditentukan penerima manfaat, baik itu bangun baru maupun rehab.

Orin Benu, warga RT 11/RW 05, Dusun Ne’e Mok, yang terpilih menjadi penerima manfaat yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Rote Ndao menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil BUpati Rote Ndao, Camat Lobalain, dan Kepala Desa Sanggaoen beserta perangkat.

“Saya bersama keluarga mengucapkan limpah terima kasih atas bantuan ini. Saya mendoakan Ibu Bupati, Pak Wakil, dan Bapa Desa Sanggaoen selalu mendapat lindungan dari Tuhan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab membangun daerah ini,” katanya singkat. (yan/ol)