Bupati TTU Sebut Program TMMD Wujud Dukungan TNI Membangun Daerah

berbagi di:
img-20210303-wa0006

 

Pose bersama usai mengikuti acara pembukaan TMMD ke 110 di Makodim 1618/TTU.

 

 

 

Gusty Amsikan

 

 
PROGRAM Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di wilayah Kodim 1618/TTU dibuka secara resmi oleh Bupati TTU, Juandi David. Pembukaan kegiatan TMMD ke-110 tersebut rencananya akan dilaksanakan di lokasi sasaran di Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, namun karena Pandemi Covid-19, kegiatan pembukaan akhirnya dilaksanakan di Aula Makodim 1618/TTU. Terdapat dua kegiatan fisik utama yang dilaksanakan dalam program tersebut, yakni pembangunan 4 ruang kelas masing-masing berukuran 5×7 meter serta pembangunan rabat jalan sepanjang 376 meter.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati TTU, Juandi David, Wakil Bupati Eusabius Binsasi, Ketua DPRD TTU, Hendrikus Frederikus Bana, Kasrem 161/Ws Kupang Kolonel Inf. Jems Ratu Edo, Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Roni Junaidi, S.Sos Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, perwakilan Kejari TTU, perwakilan Pengadilan Negeri Kefamenanu Kelas II, para Pimpinan OPD, Pimpinan BUMN dan BUMD.

Bupati TTU, Juandi David, mengatakan Pemerintah Kabupaten TTU sangat mengapresiasi kinerja Kodim 1618/TTU melalui program TMMD. Program tersebut merupakan bentuk dengan dukungan dari TNI dalam percepatan pembangunan daerah khususnya di Kabupaten TTU. TMMD juga merupakan perwujudan dari salah satu nawa cita membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

Menurut Juadi, Pemerintah Daerah akan terus bersinergi dengan TNI-Polri maupun pihak swasta serta seluruh stakeholder lainnya dalam membangun wilayah Kabupaten TTU. Seluruh stakeholder dan masyarakat harus berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Selain itu,seluruh stakeholder juga perlu mengoptimalkan pemberdayaan sumber daya demi menciptakan masyarakat yang Sejahtera, demokratis, adil dan mandiri

“Saya sangat terharu dan bangga ketika menonton video presentasi prospek perkembangan pengerjaan TMMD ke-110 yakni perbaikan jalan dan pembangunan ruang kelas SDN Manune. Kegiatan itu terlaksana dalam keberagamaan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Polri dan anggota TNI sendiri. Kegiatan TMMD ini menjadi contoh bagaimana seharusnya membangun daerah,ā€¯ungkapnya.

Kepala Staf Korem 161/WS, Kolonel Inf. Jems Ratu Edo menyampaikan Terima Kasih Kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten TTU yang terus menggodok untuk terjadinya kegiatan TMMD di wilayah teritorial Kodim 1618/TTU. Dukungan tersebut dinilai menjadi kehormatan dan semangat dari TNI untuk melanjutkan program TMMD di Kabupaten TTU ditengah pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kegiatan TMMD fisik dan non fisik harus terlaksana dan tepat sasaran yang diharapkan karena TMMD ini Wujud Sinergi dalam Membangun Negeri,” Jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Roni Junaidi ketika diwawancarai media ini, Rabu (3/3) mengatakan kegiatan pembukaan kegiatan TMMD ke-110 tersebut rencananya akan dilaksanakan di lokasi sasaran di Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, namun karena Pandemi Covid-19, kegiatan pembukaan akhirnya dilaksanakan di Aula Makodim 1618/TTU. Terdapat dua kegiatan fisik utama yakni pembangunan 4 ruang kelas masing-masing berukuran 5×7 meter dan pembangunan rabat jalan sepanjang 376 meter serta satu kegiatan fisik tambahan yakni pembangunan tiga unit MCK.

Selain kegiatan fisik, ada pula sejumlah kegiatan non fisik berupa penyuluhan yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan, Kepolisian, Badan Lingkungan Hidup Daerah, Dinas Pertanian, dan sejumlah stakeholder lainnya. Pembangunan sasaran fisik pertama berupa 4 ruang kelas sudah mencapai 27 persen. Sementara pembangunan jalan rabat dengan target sepanjang 376 meter sudah mencapai 130 meter atau 43 persen. Presentase pengerjaan tersebut hampir mencapai 50 persen karena pihaknya telah melaksanakan pra-TMMD sejak 15 Februari 2021 lalu.

” Untuk menyukseskan kegiatan TMMD sebelumnya sudah digelar pra TMMD, dan pembukaan dilaksanakan kemarin tanggal 2 Maret. Kita berharap progres ini bisa meningkat dari hari ke hari. Semoga di minggu pertama dan ke dua sudah mencapai 75 persen pada tanggal 25 maret sehingga pada saat penutupan sudah 100 persen pada tanggal 31 Maret mendatang,” Pungkasnya.
(Yan/ol)