Bupati-Wabup Mabar Kebut Lima Program Prioritas

berbagi di:
foto-hal-01-cover-280221-bupati-mabar-master

 

SYUKURAN: Bupati Mabar Edistasius Endi Sri dan Wabup dr Yulianus Weng (tengah) foto bersama jajaran forkopimda usai acara penerimaan adat dan syukuran di rumah pribadinya di Wae Bo, Kelurahan Wae Kelambu, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (27/2). Foto:Humas Pemkab Mabar.

 

 
Gerasimos Satria

 

 

BUPATI Manggarai Barat (Mabar) Edistasius Endi Sri dan Wakil Bupati (Wabup) dr Yulianus Weng, langsung mematok lima program prioritas yang akan dijalankan dalam memimpin Mabar lima tahun ke depan.

Kelima program prirotas tersebut adalah penangan Pandemi Covid-19, kemiskinan, ketertinggalan, rendahnya etos kerja, dan buruknya pelayanan.

“Birokrasi pemerintahan di daerah ini harus berjalan efektif, efisien dan mengedepankan etos kerja yang baik dengan mengedepankan pelayanan yang prima karena birokrasi pemerintahan adalah ujung tombak pembangunan,” jelas Bupati Endi dalam sambutan pada acara penerimaan adat dan syukuran di rumah pribadinya di Wae Bo, Kelurahan Wae Kelambu, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (27/2).

Ia juga mengatakan, pada hari Senin pekan depan akan langsung melakukan rapat koordinasi sekaligus konsolidasi bersama seluruh pimpinan OPD untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi membangun Manggarai Barat ke depan.

“Hari senin, apel di masing-masing kantor, saya dan pak wakil akan mengecek OPD mana yang tidak melaksanakan apel, dan untuk pimpinan OPD sambil menunggu koordinasi lebih lanjut saya sampaikan hari Senin kita akan rapat koordinasi. Kita mulai bekerja dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, kompetisi Pilkada 2020 telah usai setelah pengukuhan dan pelantikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) 26 Februari lalu sehingga tidak boleh ada lagi paket nomor urut satu, dua, tiga atau empat. Yang ada adalah paket bersama membangun Manggarai Barat menjadi lebih sejahtera.

 
Musuh Bersama

 

Sebelumnya, saat memberi sambutanya di hadapan para pimpinan OPD Kabupaten Mabar, Sabtu (27/2) pagi, Bupati Endi menyebut lima program prioritasnya tersebut sebagai musuh bersama yang harus diberantas.

“Musuh kita yang pertama saat ini adalah Covid-19. Musuh kita yang kedua, kemiskinan. Ketiga, ketertinggalan. Keempat, rendahnya etos kerja, dan buruknya pelayanan. Semua itu bisa diakhiri kalau kita bahu membahu,” tegasnya.

Ia juga mengajak para pimpinan OPD untuk bersatu membangun daerah agar menjadi lebih baik. Ia juga berkomitmen untuk mengangkat citra kabupaten Manggarai Barat sebagai daerah tujuan wisata dan destinasi super prioritas. “Labuan Bajo adalah daerah tujuan wisata. Manggarai Barat memiliki banyak destinasi wisata yang unik.Saya ingin masyarakat Manggarai Barat sejahtera dengan potensi yang miliki,” kata Endi.

Anggota DPRD Mabar Rikardus Jani meminta Bupati-Wabup Mabar agar tidak mengecewakan masyarakat yang telah memilih mereka. Keduanya harus mampu mewujudkan visi dan misi mereka yang disampaikan selama kampanye pilkada.

Untuk diketahui, Pada Jumat (26/2) petang, Gubernur VBL melantik lima pasangan bupati-wabup, yakni Heribertus Nabit-Heribertus Ngabut (Manggarai), Andreas Paru-Raymundus Bena (Ngada), Edistasius Endi-Yulianus Weng (Mabar), Khristofel Praing-David Melo Wadu (Sumba Timur), dan Juandi David-Eusabius Binsasi (TTU). (sat/mg-25/tia/R-2/yan/ol)