Burung Indonesia Dorong Perencanaan Penganggaran Berbasis Ekologi

berbagi di:
img-20200311-wa0007

Kegiatan Pelatian Penandaan Anggaran Hijau di Hotel Jayakarta Labuan Bajo. Foto” Gerasimos/VN

 

 

Gerasimos Satria

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Burung Indonesia mendorong perencanaan dan penganggaran berbasis ekologi sebagai upaya dalam mendukung pembangunan berbasis ekologi di Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur,

Flores Programme Manager Burung Indonesia, Tiburtius Hani dalam sambutanya pada kegiatan penandaan anggaran hijau, Rabu (11/3) menjelaskan Burung Indonesia selama ini memiliki konsentrasi untuk pembangunan berkelanjutan yang berbasis ekologi di Kabupaten Mabar.

Menurutnya, penting bagi pemerintah daerah untuk berkomitmen terhadap perlindungan hutan, lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, pemerintah daerah saat ini memiliki sumber daya manusia yang mampu mendesain perencanaan pembangunan yang berbasis ekologi.

“Kita sangat berharap agar pelatihan penandaan anggaran hijau yang bertujuan mendorong perencanaan dan pengaanggaran berbasis ekologi terus berlanjut,”harap Tibur Hani.

Sementara, Bupati Mabar Agustinus Ch Dula mengatakan Labuan Bajo mendapat perhatian khusus pemerintah pusat karena destinasi wisata yang menarik dan dikenal dunia.

Ia mendorong pembangunan pariwisata di Kabupaten Mabar  harus ramah lingkungan.

Dia juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mabar agar arah kebijakan pembangunan infrastruktur yang inklusif dengan mempertimbangkan aspek ekologis atau infrastruktur hijau.

“Mari kita ciptakan anggaran yang peduli lingkungan. Pembangunan pariwisata harua benar-benar berbasis ramah lingkungan,” kata Gusti Dula. (bev/ol)