Regional

petir terganas
5132 Tampilan

Nenek dan Cucu Tewas Disambar Petir, Saat Asyik Nonton Video di HP

    Saat sedang asyik menonton video di ponsel, empat warga Kampung Deong, Desa Kombo, Kecamatan Macang Pacar,...

Gedung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ende senilai Rp 22 miliar yang belum juga tuntas dikerjakan sejak 2012. Beberapa bagian bangunan tampak rusak.
657 Tampilan

Kejari Ende Didesak Selidiki Proyek Kantor Pajak Ende

    Son Bara Mangkraknya proyek pembangunan gedung kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Ende senilai Rp 22...

ilustrasi dacing hukum
631 Tampilan

Bendahara Koperasi DeMAM di Sarai Ditahan

    Penyidik Unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Kupang menahan Yufrianto alias Rinto sebagai tersangka korupsi dana DeMAM...

Kelimutu
842 Tampilan

Pelaku Wista Tuntut Balai Taman Nasional Kelimutu

Para pengunjung sedang menapaki tangga menuju puncak Kelimutu guna menikmati danau tiga warna, Kamis (3/11/2016) pagi.   Son...

Waka Polres Mabar,Kompol Edwar Jacky saat berdialog dengan Gemasi Mabar
1244 Tampilan

Polres dan Kejari Mabar Janji Profesional Tangani Kasus Lando-Noa

Waka Polres Mabar,Kompol Edwar Jacky saat berdialog dengan Gemasi Mabar   Gerasimos Satria Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat...

20171113_094154-1
1392 Tampilan

Gemasi Desak Aparat Hukum “Seret” Bupati Dula

      Gerasimos Satria Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Gemasi) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur menggelar aksi...

ntt
505 Tampilan

NasDem Kembali Bangun Koalisi di Pilgub NTT

    PartaiĀ NasDem kembali membangun koalisi, pasca pecah kongsi dalam koalisi bersama Partai Golkar di pemilihan gubernur (Pilgub)...

download
763 Tampilan

GSC Gelar Pelatihan Media Komunitas Bagi Masyarakat

  Gusty Amsikan Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur menggelar Pelatihan...

vn/Mutiara Malehere FOTO BERSAMA: Penasehat hukum Semuel Haning (berkaca mata) foto bersama keluarga korban Mikael Manoh (alm) termasuk dua anak korban, yaknu Samuel (selendang adat di leher) dan Rubina (membawa tas). Keluarga Siapkan Bukti Kematian Mikael Manoh di Tahanan untuk Komnas HAM Keluarga Mikael Manoh, tahanan yang meninggal tidak wajar dalam Lapas Penfui Kupang, Nusa Tenggara Timur sedang mengumpulkan semua bukti pendukung terkait dengan kronologis kematian korban untuk diserahkan kepada Komnas HAM di Jakarta. Bukti-bukti itu mulai dari awal korban dibawa dari kampung halamannya ke Polsek Amfoang Utara, ke kantor Kejari Kabupaten Kupang hingga ditahan di Rutan Klas IIB Kupang. Demikian diungkapkan penasehat hukum keluarga korban, Semuel Haning kepada VN via ponselnya, Kamis (9/11). Ia menegaskan selama ini ada banyak kejanggalan dan perbedaan antara fakta di lapangan dengan keterangan resmi pihak Kanwil Hukum dan HAM yang cenderung menutup-nutupi kasus kematian korban di Rutan. Semuel mengatakan, data dan keterangan dari pihak keluarga serta Kepala Desa Hanok, tempat asal korban, menjadi bukti autentik untuk melengkapi berkas yang akan dikirim ke Komnas HAM. Terkait dengan perkembangan hasil penyelidikan di Polres Kupang Kota, lanjut Semuel, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi baik dari warga binaan maupun petugas keamanan Rutan. "Dari pemeriksaan tersebut telah mengarah pada bukti keterlibatan dari sejumlah oknum yang menjadi dalang kematian korban, baik itu yang melakukan, turut melakukan, serta membantu melakukan, sehingga dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka dalam kasus ini," jelas Semuel. Lebih lanjut Semuel menambahkan bahwa unsur lainnya yang menyebabkan kematian korban dalam sel tahanan karena adanya unsur kelalaian dari petugas keamanan dan penanganan terhadap korban. Terhadap hal ini, pihak keluarga korban akan menemui Kakanwil Hukum dan HAM NTT untuk mengklarifikasi sehingga tidak ada lagi informasi simpang siur terkait kematian korban. "Kami harap agar Pihak Kanwil Hukum dan HAM dapat bertanggungjawab atas keterangannya kepada publik, dan kami akan meluruskan keterangan tersebut, sehingga kami minta agar Kanwil Hukum HAM memberikan keterangan sesuai dengan fakta yang sesungguhnya," pinta Semuel. Pihaknya juga meminta polisi untuk memberikan perlindungan kepada para saksi sehingga terbebas dari segala bentuk intimidasi dari berbagai pihak sehingga nantinya kasus ini segera tuntas. Ada Kejutan Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C Nugroho yang dikonfirmasi VN mengatakan dalam waktu dekat ini akan ada kejutan untuk menjawab rasa penasaran dari keluarga korban. "Kami sementara melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang terkait dengan kasus kematian Mikael Manoh, sehingga telah menemukan titik terang dari kasus ini dan akan menjadi kejutan bagi keluarga dan publik," ungkap Anthon. Terkait dengan permintaan keluarga terhadap perlindungan kepolisian bagi para saksi dalam kasus kematian korban agar terbebas dari intimidasi, lanjut Anthon, pihak keluarga dapat mengajukan surat permohonan perlindungan terhadap para saksi dan pihak Rutan pun tidak akan bertindak sewenang-wenang. "Kami siap memberikan perlindungan bagi para saksi, dan tentunya semua dijamin undang-undang Nomor 13 Tahun 2006 terkait Perlindungan terhadap saksi dan korban, sehingga apabila pihak Rutan bertindak gegabah dan melakukan intimidasi terhadap para saksi dimaksud, maka oknum tersebut akan diproses hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," pinta Anthon. (tia/C-1)
672 Tampilan

Keluarga Siapkan Bukti Kematian Mikael Manoh di Tahanan untuk Komnas HAM

Penasehat hukum Semuel Haning (berkaca mata) foto bersama keluarga korban Mikael Manoh (alm) termasuk dua anak korban, yaknu...

ilustrasi dacing hukum
565 Tampilan

Kematian Warga Sipil Dalam Tahanan Polisi Patut Mendapat Atensi Mabes Polri

  Gusty Amsikan Keluarga almarhum Marianus Oki, yang meninggal dalam sel tahanan Pospol Manamas, meminta Mabes Polri turut...