Cegah Corona, Bank NTT Batasi Jam Pelayanan

berbagi di:
img-20200331-wa0081

 

 

 

Sinta Tapobali

Terhitung sejak Senin (23/3), Bank NTT mulai memberlakukan pembatasan jam operasional.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan kantor Bank NTT, baik pusat cabang maupun kas.

Operasional bank yang dimulai sejak 08.00-12.00 Wita ini akan berlangsung hingga 13 April 2020 mendatang.

Pemberlakuan pembatasan jam pelayanan ini berlaku mulai dari Bank Pusat, cabang, kas hingga simpan pinjam unit desa.

“Transaksi non tunai seperti biasa, namun jam pelayanan kas yang dikurangi atau dibatasi hingga 13 April 2020,” jelasnya ketika dihubungi VN, Selasa (31/03).

Sementara untuk pelayanan Kantor Kas RSUD WZ Johannes Kupang, kegiatan operasionalnya tetap berlangsung selama 24 jam.

Ishak mengimbau semua nasabah untuk menggunakan mobile banking atau m-banking dan ATM untuk bertransaksi guna mendukung upaya membatasi penyebaran Covid-19.

“Secara nasional hal yang sama sudah mulai diterapkan dan menjadi protokol standar sehingga kita harapkan masyarakat agar mengurangi transaksi tunai dan beralih ke transaksi non tunai,” pintanya.

Ia menambahkan, sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona, para pegawai Bank NTT diberikan sejumlah APD berupa masker dan sarung tangan. Selain itu, Bank NTT baik pusat maupun cabang dan kas, menyediakan masing-masing tandon cuci tangan dan alat pemeriksaan suhu badan di setiap pintu masuk Bank NTT.

“Jadi setiap nasabah yang ingin masuk ke Bank NTT, di periksa suhu badannya dan di arahkan untuk cuci tangan sebelum masuk,” ungkapnya lagi.

Ia menambagkan Bank NTT juga membuka satu rekening khusus untuk donasi Bank NTT melawan Covid19 dan hingga 31 Maret 2020, sudah terkumpul Rp 481 juta lebih donasi. (bev/ol)