Covid-19 Menghambat PTSL 2.000 Bidang Tanah Di Kota Kupang

berbagi di:
img-20200709-wa0049

 

 

 

 

Yapi Manuleus

Akibat Pandemi Covid-19 berdampak pada terhambatnya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Target awal, seharusnya ada 2.000 bidang tanah namun karena pandemi, Kota Kupang hanya mendapatkan kuota 300 bidang tanah dan pengukuran serta pemetaan 1.000 bidang tanah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kupang Fransiska Vivi Ganggas saat dikonfirmasi VN, Kamis (9/7)

Ia mengatakan sejak bulan April 2020, terjadi penghematan anggaran untuk mencegah pandemi Covid-19, sehingga kuota untuk wilayah Kota Kupang turun.

“Kami di BPN Kota Kupang tahun 2020, hanya diberikan kuota sebanyak 300 bidang tanah untuk disertifikatkan. Seharusnya kami mendapat 2.000 bidang dalam kegiatan PTSL sampai penerbitan sertifikat hak milik dan 1.000 bidang untuk kegiatan pengukuran atau pemetaan tanahnya,” katanya

Ia menambahkan sebanyak 300 bidang tanah tersebut saat ini sudah selesai dikerjakan dan tinggal menunggu waktu untuk diserahkan ke pemegang haknya.

“PTSL sudah selesai dan kegiatan pemetaan sementara berjalan di Kelurahan Kolhua,” jelasnya. (bev/ol)