Dandrem Pimpin Apel Gelar Pasukan PAM Kunker Presiden

berbagi di:
img-20210222-wa0008

Danrem Wirasakti 161/WS Kupang, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, saat melakukan pemeriksaan pasukan dalam Apel Gelar Pasukan di Halaman Kantor Bupati Sikka di Jalan El Tari Maumere, Senin (22/2) siang.

 

 

Yunus Atabara

Danrem Wirasakti 161/WS Kupang, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, memimpin apel gabungan gelar pasukan PAM kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kabupaten Sikka.

Apel gelar pasukan berlangsung di halaman Kantor Bupati Sikka di Jalan El Tari Maumere, Senin (22/2) dihadiri Danlantamal VII Kupang, Laksma TNI I Gusti Kompyang Aribawa, pejabat Polda NTT seluruh personil TNI Polri.

Selain itu, diikuti oleh Danlanal Maumere, Kolonel. Mar. Totok Nur Cahyanto, Dandim 1603/Sikka Letkol Inf. Zulnalendra Utama, Kapolres Sikka AKBP, Sajimin, Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi. Imanda Setyawan, Dandim 1602/Ende, Letkol. Inf. Nelson Paido Marpaung, Kasilog Rem 161/Ws Kolonel Cpl. Imanuel Yoram Dionisius Adoe dan seluruh jajaran TNI Polri.

Dalam kesempatan itu Danrem Wirasakti 161/WS Kupang, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjend TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan tujuan dibangunnya Bendungan Napun Gete adalah untuk mewadahi ketersediaan air.

Sedangkan Food Estate dibagi menjadi 5 zona bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan. Terdiri dari zona 1 di Desa Umbu Pabal, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, zona 2 di Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu
Nggay Barat, zona 3 di Desa Elu, Kecamatan Katikutana, zona 4 di pusat pemerintahan Makatul yaitu Desa Makatakeri dan zona 5 di Desa Tanamodu, Kecamatan Katikutana Selatan. Semuanya ada di Kabupaten Sumba Tengah.

Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan NTT bersama Polda, pemerintah setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi agar dapat memberikan jaminan keamanan yang terbaik dan maksimal.

“Segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita laksanakan dengan sungguh-
sungguh, serius dan tidak ada istilah bahwa ini merupakan kegiatan rutinitas,” kata Dandrem.

Apel gelar pasukan perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan, tugas dan tanggung jawab serta langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan sesuai dengan Protap Pengamanan VVIP yang berlaku.

Manfaatkan apel gelar pasukan sebagai sarana koordinasi dan komunikasi antar unsur pengamanan, utamanya untuk menjamin kelancaran serta menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas.

“Kejelasan tugas, tanggung jawab dan rantai komando harus dipahami dan dijadikan pedoman, sehingga kerja kita menjadi efektif dan efisien guna mencapai tujuan dan sasaran pengamanan yang optimal,” tegasnya.

Kepada seluruh personil PAM diwajibkan mematuhi ptotokol kesehatan serta menjaga kesehatan selama menjalankan tugas pengawalan dan pengamanan.(bev/ol)