Data Nasional Sebut NTT Masih 1 Pasien Covid-19

berbagi di:
img-20200430-wa0100

 

 

 

 

Jumal Hauteas

Gugus tugas penanganan Covid-19 kembali merilis data pasien positif Covid-19 Kamis (30/4) petang. Data rilis terbaru ini menunjukkan kembali ada peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 yakni sebanyak 10.118, dengan Provinsi DKI Jakarta masih berada pada urutan pertama. Sementara data untuk Provinsi NTT masih dengan satu kasus.

Data ini dipaparkan Juru Bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube BNPB dan dikutip detik.com, Kamis (30/4) petang.

Yuri menuturkan jumlah kasus positif itu didominasi pasien berusia 30-59 tahun dengan persentase 54 persen, dan disusul pasien berumur 60-79 tahun pada kisaran 16 persen.

“Pada kisaran 15-29 tahun ini ada 15 persen, balita 0,6 persen, usia lanjut di atas 80 tahun sekitar satu persen,” ujar Yuri.

Jumlah penambahan pasien terkonfirmasi ini bertambah 347 kasus, dari data sehari sebelumnya sebanyak 9771. Sementara mengenai jumlah pasien yang sembuh, Yuri menuturkan terjadi penambahan yang cukup signifikan yakni sebanyak 131, sehingga jumlah pasien Covid-19 yang sembuh saat ini sebanyak 1.522 orang.SL Sedangkan jumlah pasien yang meninggal terdapat penambahan delapan orang, sehingga jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia hingga Kamis (30/4) sebanyak 792 orang.

Data yang dirilis pemerintah pusat ini berbeda dengan yang disampaikan Ketua Gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, dalam jumpa pers dengan awak media di ruang Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Kamis (30/4). Disebutkan, ada tambahan konfirmasi hasil swab positif dari sampel yang dikirim ke laboratorium di Jakarta maupun Surabaya, sehingga jumlah pasien yang dinyatakan positif di NTT saat ini sebanyak 10 orang.

“Dari 117 sampel yang kita kirim, sudah ada hasilnya 56 dengan 46 negatif dan 10 positif. Sembilan yang baru saja kita sampaikan, dan satunya adalah pasien 01 yang sudah negatif, sedangkan 36 sampel lainnya masih kita tunggu hasilnya dan kita harapkan tidak terlalu lama lagi,” jelasnya.

Mengenai sembilan pasien yang terkonfirmasi positif ini, mantan Direktur RSU Prof. W. Z. Johannes Kupang ini menguraikan tujuh orang dari cluster Sukabumi dan sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Ully Kupang, dan dua lainnya dari cluster Gowa, Sulawesi Selatan dan sedang dirawat di RSU Komodo Manggarai Barat.

“Kondisi mereka semua dalam keadaan baik, dan akan segera kita proses ambil swabnya yang kedua untuk diperiksa lagi. Jadi kita harapkan bisa kita lakukan pemeriksaan di laboratorium RSUD Prof. W. Z. Johannes yang rencananya kita operasikan tanggal 5 atau 6 Mei 2020 ini,” urainya.

Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia:

1. Aceh: 10 kasus positif
2. Bali: 222 kasus positif
3. Banten: 404 kasus positif
4. Bangka Belitung: 10 kasus positif
5. Bengkulu: 12 kasus positif
6. DI Yogyakarta: 95 kasus positif
7. DKI Jakarta: 4.175 kasus positif
8. Jambi: 32 kasus positif
9. Jawa Barat: 1.012 kasus positif
10. Jawa Tengah: 724 kasus positif
11. Jawa Timur: 958 kasus positif
12. Kalimantan Barat: 58 Kasus positif
13. Kalimantan Timur: 134 Kasus positif
14. Kalimantan Tengah: 145 Kasus positif
15. Kalimantan Selatan: 170Kasus positif
16. Kalimantan Utara: 100 Kasus positif
17. Kepulauan Riau: 89 Kasus positif
18. Nusa Tenggara Barat: 230 kasus positif
19. Sumatera Selatan: 150 kasus positif
20. Sumatera Barat: 148 kasus positif
21. Sulawesi Utara: 45 kasus positif
22. Sumatera Utara: 117 kasus positif
23. Sulawesi Tenggara: 62 kasus positif
24. Sulawesi Selatan: 491 kasus positif
25. Sulawesi Tengah: 47 kasus positif
26. Lampung: 46 kasus positif
27. Riau: 41 kasus positif
28. Maluku Utara: 40 kasus positif
29. Maluku: 23 kasus positif
30. Papua Barat: 37 kasus positif
31. Papua: 205 kasus positif
32. Sulawesi Barat: 42 kasus positif
33. Nusa Tenggara Timur: 1 kasus positif
34. Gorontalo: 15 kasus positif

Dalam Proses Verifikasi di Lapangan: 26 kasus. (bev/ol)