Destinasi Wisata Fatumnasi Harus Geliatkan Ekonomi TTS

berbagi di:
foto-hal-01-cover-191120-fatumnasi

Tanda tangan: Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menandatangani prasasti saat meresmikan destinasi wisata Isu Faenman Victory Fatumnasi, kemarin. Foto: Megi/VN

 

 

Megi Fobia

Destinasi wisata Isu Faenman Victory Cottage and Resto Fatumnasi, TTS harus dikelola dengan optimal sehingga mampu membangkitkan geliat ekonomi masyarakat Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi khususnya, dan masyarakat TTS secara keseluruhan.

Oleh karena itu, Bupati TTS, Camat Fatumnasi dan Kepala Desa Fatumnasi harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga destinasi tersebut.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan terus mendorong berbagai pembangunan termasuk jalan untuk memudahkan pengunjung atau wisatawan ke Fatumnasi,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Wayan Darmawa, usai peresmian destinasi tersebut, Rabu (18/11) oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Dalam peresmian tersebut, Gubernur VBL membubuhkan tanda tangan pada prasasti peresmian. VBL didampingi Bupati TTS Egusem Piether Tahun, staf Khusus Gubernur Anwar Pua Geno dan Pius Rengka,

Wayan Darmawa mengatakan, Destinasi Isu Faenman Victory Cottage and Resto Fatumnasi-TTS, harus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat serta mendapat didukung oleh Bupati TTS untuk menjaga dan memelihara sehingga kesejahteraan masyarakat terpenuhi.

“Destinasi ini sangat luar biasa, harus jaga, harus pelihara dengan baik sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ucapnya.

Wayan  meminta Kepala Desa Fatumnasi agar memfungsikan lahan kosong yang ada. Ada berbagai jenis tanaman yang perlu ditanam agar menjadi destinasi wisata yang hebat dan luar biasa.

“Pemprov NTT akan terus memberikan dukungan, secara bertahap sesuai kebijakan 5 A yakni akomodasi yang sudah ditingkatkan yang sebelum ada menjadi ada, amenitas seperti pembangunan lopo-lopo dan resto,  aksesibilitas yang mana jalan sudah dikerjakan yang akan menjadi kekuatan bagi wisatawan mengunjungi Destinasi Fatumnasi,” kata Wayan.

Amenitas juga akan terus dikembangkan seperti toilet umum. Untuk Awareness, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan pelatihan Bahasa Inggris.

“Untuk lopa dan toilet, kita kurangi bahan-bahan dari luar yang tidak ada di daerah ini artinya kita lebih banyak gunakan bahan atau kearifan lokal di Fatumnasi,” ujarnya.

Bupati TTS Egusem Piether Tahun mengatakan pihaknya akan menggunakan berbagai kegiatan pemerintahan seperti pelantikan pejabat, Musrenbang dan kegiatan pemerintahan lainnya.

“Ada kegiatan pemerintahan kami akan sewa destinasi Fatumnasi. Pemprov sudah sangat membantu kami di TTS dengan destinasi wisata Fatumnasi,” paparnya.

Bupati juga berterima kasih kepada Gubernur NTT bukan saja sudah membangun destinasi tetapi juga akses jalan. Yang mana sebelumnya membutuhkan waktu yang lama, namun Pemprov membangun jalan sehingga waktu yang ditempuh dari SoE ke Fatumnasi sekarang hanya 45 menit.

Bupati juga berjanji akan terus berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa Fatumnasi untuk menjaga dan merawat destinasi yang baru diresmikan oleh Gubernur VBL. (mg-12/C-1)