Diduga Keracunan Gas Belerang, 3 Orang Meninggal 2 Dalam Perawatan RSUD Bajawa

berbagi di:
img_20200531_213556

Korban tewas disemayamkan di rumah duka

 

 

 

 

Bernard Sapu

Satu keluarga di Desa Turami, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, NTT diduga keracunan belerang. Tiga orang ditemukan tewas pada Sabtu (30/5) sementara dua lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bajawa.

Hal ini disampaikan mantan Kepala Desa Turamuri, Thomas Jawa yang dihubungi VN, Minggu (31/5).

Thomas mengatakan lima orang warga tersebut tinggal di dalam satu rumah. Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Agus Randa, yang juga anak mantu dari korban keracunan Yosep Nono Ebu, satu keluarga asal Dusun Ngelapdhi tersebut terpapar gas belerang dan jatuh di sekitar lubang semburan gas.

Lubang yang mengeluarkan semburan gas di Kali Mati Roba Keli memang berada di antara Dusun Ngelapadhi dan Dusun Boba. Bila ada ternak yang lewat di area fersebut sudah pasti hewan ternak itu akan mati dan penyebabnya dicurigai gas belerang beracun.

Polisi sedang memasang garis polisi di sekitar Kali Roba
Polisi sedang memasang garis polisi di sekitar Kali Roba

Kapolse Soa Iptu. Egi Ta’a mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 18.00 Wita.

“Satu meninggal di tempat dua meninggal di RSUD Bajawa,”ungkapnya.

Iptu. Egi menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi Wilfrida Meo mengatakan sekitar pukul 18.00 Wita korban meninggal dunia atas nama Yoseph Lede bersama empat orang lainnya yakni, Agustinus Randa, Yoseph Nono, Thomas Foju, Narsisius Manu, sedang berada di rumah bersama dengan saksi Wilfrida di Kampung Bobamuri, Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada.

Kelimanya lalu berpamitan untuk pergi ke kali Roba. Mereka ingin membakar sarang tabuan. Jarak rumah korban dengan kali sekitar 200 meter.

Sekitar pukul 19.00 Wita, Wilfrida mendengar teriakan minta tolong dari Agustinus Rande kepada warga bahwa ada orang yang terkena gas beracun kemudian Wilfrida bersama warga kampung setempat menuju ke TKP.  Sesampainya di TKP, Wilfrida melihat korban Yoseph Lede dalam posisi terlentang di samping bebatuan dan sudah tidak bernyawa sedangkan empt korban lainnya pingsan.

Empat orang langsung dilarikan ke RSUD Bajawa. Sedangkan korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka.

Iptu. Egi menambahkan, empat orang yang di larikan ke RSUD Bajawa, dua diantaranya meninggal dan dua lainnya hingga kini masih dirawat di RSUD Bajawa. Tiga korban meninggal disemayamkan di rumah dukua di Dusun Ngelapadhi Desa Turamuri. (bev/ol)