Diguncang 10 Kali Gempa Tsunami Terjang Sulawesi Tengah

berbagi di:
Diguncang 10 Kali Gempa Tsunami Terjang Sulawesi Tengah

 

 

Setelah diguncang 10 kali gempa bumi, gelombang tsunami menerjang Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (28/9). Wilayah Donggala dihantam gempa berkekuatan 7,7 SR, sementara gempa yang menggetarkan Palu berkekuatan 5,9 SR.

Data sementara, satu orang tewas dan 10 lainnya mengalami luka-luka.

“Benar, tsunami terjadi di Palu,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Sampai tadi malam, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai detail kejadian tsunami, tinggi gelombang tsunami dan dampaknya.

“Dampaknya juga belum bisa diketahui, karena komunikasi putus semuanya,” kata Sutopo.

Data dari Humas BNPB, akibat gempa tersebut satu orang tewas dan 10 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, puluhan bangunan rusak berat dan ringan.

“Korban tertimpa oleh bangunan yang roboh,” kata Sutopo dalam siaran persnya.

Rentetan gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut terjadi sejak siang hingga petang kemarin. Tercatat hingga pukul 19:06 WIB, sudah 10 kali gempa mengguncang provinsi di tengah Pulau Sulawesi itu.
Sumber gempa berasal dari sesar Palu Koro.

Berikut daftar gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah, tepatnya di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan getarannya terasa hingga di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Gempa pertama terjadi pada pukul 13:59:56 WIB, kekuatan: 5.9 SR. Gempa kedua terjadi pukul 13:59:56 WIB dengan kekuatan: 5.9 SR, pusat 61 km arah utara Palu, dan kedalaman 10 km. Gempa ketiga pada pukul 14:28:37 WIB, kekuatan: 5.0 SR, pusat gempa 10 km timur laut Donggala, dengan kedalaman 10 km. Pada gempa ketiga ini dibuatkan peringatan potensi tsunami, namun kemudian dicabut.
Gempa keempat pada pukul 15:25:00 WIB, kekuatan: 5.3 SR, pusat: 11 km timur laut Donggala, dan kedalaman 10 km. Gempa kelima pada pukul 17:02:44 WIB, kekuatan 7.7 SR, pusat: 27 km timur laut Donggala, dan kedalaman 10 km.
Gempa keenam terjadi pada pukul 17:14:25 WIB dengan kekuatan 6.1 SR. Pusat gempa: 58 km timur laut Donggala, dan kedalaman 10 km. Gempa Ketujuh pada pukul 17:25:07 WIB, kekuatan 5.9 SR dengan pusat gempa 12 km tenggara Palu, dan kedalaman 10 km.

Gempa kedelapan pada pukul 17:39:05 WIB dengan kekuatan 5.5 SR, dan pusat gempa 13 Km tenggara Donggala, dengan kedalaman 11 km. Gempa kesembilan terjadi pada pukul 17:47:45 WIB, berkekuatan kekuatan 5.0 SR. Pusat gempa 9 km tenggara Donggala, dan kedalaman 10 km. Gempa kesepuluh terjadi pada pukul 18:06:52 WIB dengan kekuatan kekuatan: 5.4 SR. Pusat gempa 10 km tenggara Sigi, dengan kedalaman 10 km.
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, tsunami yang terjadi memiliki tinggi gelombang yang cukup tinggi.

“Kami belum data konkret, tapi ketinggian antara 1,5 meter sampai 2 meter,” ujar Rahmat Triyono.
Hingga tadi malam, terpantau tsunami terjadi di Palu, Donggala, dan Mamuju.
Satu Keluarga Hilang
BNPB masih terus melakukan pendataan korban akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sejauh ini, satu keluarga dilaporkan hilang di Pantai Palu saat tsunami menerjang.

“Laporan yang ada, 1 orang meninggal siang tadi karena gempa 6,4 SR. Dampak tsunami itu satu keluarga di pantai hilang,” ujar Sutopo.

Belum diketahui jumlah anggota keluarga yang hilang itu. Selain itu, sejumlah warga dilaporkan tertimpa reruntuhan bangunan.

“Kami juga dapat laporan ada beberapa warga yang tertimpa bangunan di Kota Palu dan Donggala. Jumlahnya masih didata,” ujarnya. (dtc/cnn/tnc/D-1)