Diguncang Gempa, Akses Desa Lamagute Tertutup

berbagi di:
Batuan besar akibat gempa menghalangi jalan tempat warga sering beraktivitas dan membahayakan keselamatan warga.

 

Hiero Bokilia
Gempa tektonik yang terjadi di Lembata sejak Senin (9/10) hingga hari ini Rabu (11/10) menyebabkan sekitar 26 desa di sekitar gunung Ile Leowotolok terkena dampak gempa. Sejumlah rumah warga rusak berat dan ringan, jalan rusak dan longsor batu-batu besar pun terjadi.

Danramil Lewoleba Mayor Infanteri ignasius Hali Sogen yang turun langsung membantu anggota Koramil Lembata membangun tenda pengungsi menjelaskan, saat turun langsung ke lokasi bencana, kerusakan paling parah terdapat di Desa Waimatan, Napasabok dan Desa Lamagute.

rumah terkena dampak gempa di Lembata, NTT
rumah terkena dampak gempa di Lembata, NTT

Menurutnya, saat ini Desa Lamagute menjadi terisolasi karena akses tertutup dan sejauh ini belum bisa diatasi.

“Banyak batu yang runtuh dan ada yang kemarin saya lihat sudah menggantung. Goyang sedikit saja batunya langsung runtuh,” kata Sogen, Selasa (10/10).

Saat berada di lapangan, ia juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan jangan panik. Saat berada di Lewohala lokasi pelaksanaan ritual makan kacang ia juga meminta agar setelah selesai upacara semua warga segera meninggalkan lokasi tersebut.

Kondisi jalan akibat gempa
Kondisi jalan akibat gempa

Ia menjelaskan, selain membantu bencana untuk menjemput para korban gempa tektonik yang berpengaruh pada aktivitas magma di gunung Ile Lewotolok.

Pantauan VN, saat ini pun pemerintah sedangĀ  menggelar rapat koordinasi penanganan para pengungsi dipimpin Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rolly Betekeneng didampingi Kadis Sosial PMD Aloysius Buto. Rapat dihadiri instansi teknis terkait juga dari Koramil Lembata dan Polres Lembata. (bev/ol)