Direktur PDAM Ende Bantah Tidak Bayar Gaji Karyawan

berbagi di:
Jpeg

Direktur PDAM Ende, Darsono

 
Son Bara

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur Darsono membantah tidak membayar upah bulanan bagi karyawan PDAM Ende.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Utama PDAM Ende Darsono kepada VN di Kantor Bupati Ende, Senin (2/10).

“Selama ini kami tetap membayar gaji atau upah bulanan bagi karyawan. Tiap bulan kami bayar, cuma persoalannya bukan di awal bulan seperti biasa,” ujarnya.

Ia mengaku karena beberapa kendala maka gaji di bayar tidak tepat waktu.

Menurutnya, keterlambatan tersebut terjadi karena dua persolan mendasar. Pertama, besarnya tunggakan pembayaran rekening bulanan dari para pelanggan. Total tunggakan yang terjadi bahkan mencapai miliaran rupiah.

Kedua, persoalan perubahan sistem. Biasanya sistem pencatatan dilakukan secara manual, namun saat ini sudah dirubah menggunakan sistim elektronik. Perubahan sistem ini mempengaruhi pendapatan secara keseluruhan dan mencapai 60 persen dari total capaian pendapatan secara manual. Kondisi ini mengakibatkan manajemen harus mengambil langkah.

“Pilihannya memang tidak populis tetapi harus dipilih juga. Tidak mungkin PDAM berhutang untuk biaya listrik dan biaya operasional lainnya. Kalau sampai biaya listrik dan biaya operasional ditunggak sudah pasti pelayanan pendistribusian air bagi pelanggan akan terhenti total,” jelasnya.

Ia mengatakan pilihan yang dipilih adalah dengan menunda pembayaran gaji karyawan untuk tetap memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Tetapi tanggungjawab manajemen tetap memenuhi kewajibannya membayar gaji karyawan.

Menurut Darsono, saat ini perbaikan sistem penagihan sudah dilakukan. Ia berharap tidak lama lagi akan pemberian gaji kembali normal.

“Perlu saya tegaskan, isu manajemen tidak membayar gaji karyawan sangat tidak benar dan mendasar,” ujarnya memastikan.

Darsono juga membantah PDAM Ende akan pailit.

Sebelumnya diberitakan manajemen PDAM Ende dikabarkan tidak membayar upah karyawan selama beberapa bulan terakhir.